news

Setelah Kasus Dokter Obgyn, Viral Dugaan Pelecehan oleh Dokter Umum di Malang, Kronologi hingga Identitas Terungkap, Pelaku Kini Menghilang?

Rabu, 16 April 2025 | 10:30 WIB
Ilustrasi - dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter pada pasiennya di Malang yang makin mencoreng dunia medis di Indonesia (Pexels/pixabay)

"Dokternya terus-terusan whatsapp aku, isi chatnya pun ke arah pribadi dan meskipun aku gak respon dia tetep kirim chat terus," ungkap Qorry yang membeberkan tangkapan layar chat dari dokter YA.

Setelah menjalani pemeriksaan di IGD, Qorry kemudian dipindahkan ke kamar rawat inap karena membutuhkan observasi lebih lanjut terkait kondisi kesehatannya.

Baca Juga: Makin Kebongkar! Intip Pengakuan Langsung dari Sosok Netizen yang Pernah Hampir Menjadi Korban Tindakan Tak Senonoh Oleh Dokter Obgyn di Garut

Ia mengaku dirawat di kamar VIP seorang diri, tanpa pendamping, karena saat itu sedang berada di kota yang jauh dari keluarganya.

Saat kondisinya mulai membaik, dokter YA tersebut tiba-tiba datang untuk memeriksa. Padahal saat itu, Qorry ditangani dokter Nadin bukan dokter YA.

"Aku shock tapi berusaha positif thinking akhirnya dia periksa, tapi mulai gak nyaman karena dia nempelin stetoskop tuh agak lama gak kaya biasanya dokter periksa, katanya mau cek jantung," tuturnya.

Baca Juga: Sederet Fakta Mengejutkan Syafril Firdaus, Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat USG, Disebut NPD dan 'Ringan Tangan'

"Aku risih apalagi pas dia pingah ke PD kanan, pas aku berusaha tutupin dia malah nahan, terus dia keluarin hape alasannya balas WA dari temannya, tapi aku yakin dia ambil foto/video," imbuh Qorry sambil menyisipkan emoji menangis dalam unggahannya.

"Aku paksa tutup baju dan dia langsung diem, memang bodohnya aku gak berani ngomong kasar karena aku takut. Akhirnya aku chat temen aku setelah dokternya keluar," ujarnya.

Qorry bahkan sempat ingin melaporkan pada perawat RS namun beberapa di antaranya mengatakan dokter YA selama ini tak pernah ada masalah.

Baca Juga: Update Kasus Pelecehan Seksual Dokter PPDS UNPAD, Polda Jabar Sebut Ada 2 Korban Lain: Dua-duanya Kebetulan...

Ia baru bisa speak up setelah 3 tahun kejadian ini karena maraknya kasus pelecehan seksual yang belakangan ini membuat korban ikutan speak up, termasuk dirinya yang memberanikan diri speak up.

Korban juga mengunggah foto pelaku meskipun ia masih merasa ketakutan.

Qorry berharap semua orang bisa tegas berani melawan aksi pelecehan yang dilakukan oknum tenaga medis yang mengganggu kenyamanan pasien apalagi bisa menimbulkan trauma.

Baca Juga: Bukan cuma Melecehkan, Muhammad Syahril Firdaus, Dokter Kandungan di Garut Juga Tipu Pasien? Ternyata Begini Modusnya

Halaman:

Tags

Terkini