news

Setelah Kasus Dokter Obgyn, Viral Dugaan Pelecehan oleh Dokter Umum di Malang, Kronologi hingga Identitas Terungkap, Pelaku Kini Menghilang?

Rabu, 16 April 2025 | 10:30 WIB
Ilustrasi - dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter pada pasiennya di Malang yang makin mencoreng dunia medis di Indonesia (Pexels/pixabay)

SketsaNusantara.id - Kabar tak sedap kembali mencoreng dunia medis Tanah Air.

Setelah viral kasus pelecehan seksual PPDS dokter anestesi dan Obgyn, kini publik kembali digemparkan oleh dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang dokter umum di Malang, Jawa Timur.

Kasus ini mencuat setelah seorang wanita bernama Qorry Aulia Rachmah membagikan pengalama kelam di Instagram.

Baca Juga: Belum Reda Kasus PPDS, Kini Dokter Kandungan di Garut Viral Diduga Lecehkan Pasien Saat USG, Netizen Bongkar Modus dan Identitas Pelaku!

Dalam unggahan pada hari Selasa, 15 April 2025, ia mengaku menjadi korban pelecehan saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Malang.

Korban pun membagikan kronologi kejadian yang dialaminya pada akhir September 2022. Unggahannya langsung menyita perhatian publik dan viral di media sosial.

"Bismillah, karena ramainya berita kasus-kasus dokter C*BUL yang semakin marak, disini aku beraniin buat speak up pengalaman tidak mengenakan yang terjadi di RS swasta Kota Malang akhir tahun 2022," tulisnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @qorryauliarachmah yang diunggah hari Selasa, 15 April 2025.

Baca Juga: Viral Kasus Dokter Kandungan di Garut M Syafril Firdaus Lecehkan Pasien, Obgyn Purnawan Bagikan Tips Aman Periksa Kehamilan

Qorry menceritakan bahwa ia mengalami sinusitis dan vertigo berat sehingga memutuskan pergi ke IGD (Instalasi gawat Darurat) Rumah Sakit terdekat.

Ia menjalani pemeriksaan awal termasuk dilakukan rontgen X-Ray yang dilakukan oleh seorang dokter umum inisial YA.

Dokter tersebut meminta pasien menyimpan nomor dengan alasan agar hasil rontgen bisa dikirimkan melalui WhatsApp.

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Kasus Pelecehan Seksual oleh Dokter Kandungan Muhammad Syafril Firdaus, Berlangsung Sejak 2024 hingga Tindakan Polres Garut

Tanpa menaruh curiga, Qorry pun mengikuti instruksi tersebut. Namun keesokan harinya ia menyadari bahwa nomor yang disimpan ternyata nomor pribadi milik dokter YA.

Ia mulai merasa tidak nyaman, apalagi dokter itu terus mengirimkan pesan langsung ke WhatsApp-nya, bahkan menanyakan hal-hal pribadi yang terasa sangat mengganggu.

Halaman:

Tags

Terkini