"Admin juga baru tahu ternyata banyak pasien yang dikirimi WA dan banyak yang tertarik mau USG Gratis. Admin aja bingung pasien langsung masuk tanpa daftar dulu, mirisnya ini kasus udah lama baru viral sekarang," pungkas akun tersebut.
Ada pula warganet yang mengungkapkan bahwa admin klinik bahkan tak tahu menahu dokter melakukan hal tercela hingga akhirnya terbongkar melalui CCTV yang merekam tindakan tak senonoh dokter SpOG tersebut.
"Dokter ini punya beribu alasan dan cara buat bikin asistennya tidak di ruangan pemeriksaan, makanya pihak klinik curiga," komentar akun @vh*****.
"Akhirnya baru tau yang bersangkutan melakukan hal tercela saat USG pasien setelah ruangannya dipasangi CCTV. Kebongkar juga ya dok, dari dulu udah banyak yang speak up makanya ga rekomendasiin klinik itu ke teman-teman atau saudara," imbuhnya.
Warganet mengecam keras tindakan dokter I yang diduga melakukan pelecehan seksual pada pasiennya.
Sejumlah pakar kesehatan, seperti drg. Mirza Mangku Anom dan dr. Felix G. Hartono, juga menyayangkan kejadian ini kembali terjadi setelah viral kasus PPDS anestesi RSHS Bandung.
Terlebih, pasien yang menjadi korban selama ini sudah menaruh kepercayaan pada dokter sebagai tenaga medis yang seharusnya menjalankan amanah dengan profesional.
"Tolonglah bekerja secara profesional dan bermartabat! Ini semua bukti CCTV lengkap dan saya kesal lihatnya, apalagi oknum dokter ini sudah rame di Garurt!" komentar drg. Mirza melalui akun Instagram @drg.mirza.
"Bisa gak sih, sekali-kali bangun tidur beritanya tenaga kesehatan meraih penghargaan nobel.. Heran dah, dari kemarin isinya dokter yang bermasalah, beneran Darurat nih," komentar dr. Felix melalui akun @felixgiovahart.
Kabarnya, dokter kandungan yang diduga melakukan pelecehan pada pasiennya sudah dilaporkan ke pihak berwajib dan masih belum ada kelanjutan perkembangan kasusnya hingga kini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini