Kamis, 4 Juni 2026

Belum Reda Kasus PPDS, Kini Dokter Kandungan di Garut Viral Diduga Lecehkan Pasien Saat USG, Netizen Bongkar Modus dan Identitas Pelaku!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 15 April 2025 | 10:07 WIB
Ilustrasi pemeriksaan USG yang dimanfaatkan dokter kandungan di Garut lakukan pelecehan pada pasiennya (Pexels/Jorge Chan)
Ilustrasi pemeriksaan USG yang dimanfaatkan dokter kandungan di Garut lakukan pelecehan pada pasiennya (Pexels/Jorge Chan)

SketsaNusantara.id - Belum usai kasus dugaan kekerasan seksual oleh dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kini dunia medis kembali dikejutkan oleh laporan pelecehan seksual yang diduga dilakukan seorang dokter kandungan di Garut, Jawa Barat.

Kasus ini seketika jadi viral di media sosial hingga bahkan memunculkan tagar "Dokter SpOG" yang ramai diperbincangkan warganet di X (dulu Twitter).

Kabar ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun X @kegblgnunfaedh pada hari Selasa, 15 April 2025, yang membagikan sebuah video rekaman CCTV dalam ruang periksa dokter.

Baca Juga: Emosional, Bintang Emon Soroti Kapolres Ngada NTT yang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Bocah 6 Tahun, Konten Video POV Bikin Netizen Nyesek

Dalam video tersebut, seorang dokter laki-laki tampak melakukan pemeriksaan USG terhadap seorang pasien wanita yang sedang hamil.

Sekilas tak ada yang aneh, namun lama-kelamaan tindakan dokter tersebut terlihat janggal karena tangannya terlihat meraba area sensitif di bagian atas tubuh pasien, yang tidak relevan dengan prosedur pemeriksaan kehamilan.

Video ini memicu kemarahan warganet, hingga mendorong sejumlah korban yang akhirnya berani untuk speak up.

Baca Juga: 6 Fakta Kasus Pelecehan oleh Dokter PPDS UNPAD Priguna Anugerah Pratama, Status Hukum, Daftar Barang Bukti hingga Pasal yang Mengancam

Salah satu warganet yang hampir jadi korban bahkan membeberkan nama pelaku yang dikeathui adalah dokter Syafril Firdaus atau yang akrab dipanggil Iril dari klinik Karya Harsa yang berada di Kecamatan Pakuwon, Garut Kota.

Ironisnya, korban dalam kasus ini tidak hanya satu orang. Warga Garut bahkan sudah lama memperbincangkan hal ini.

Parahnya lagi, pelaku diduga menggunakan modus dengan menawarkan program USG gratis untuk menarik pasien hamil datang ke kliniknya.

Baca Juga: 5 Fakta Priguna Anugerah Pratama, Dokter PPDS Anestesi UNPAD Terduga Pelaku Pelecehan di RSHS Bandung, Sudah Nikah?

"Saya hampir jadi korban emang cara USG nya gak sopan. Tangannya menyasar bagian tak senonoh, sudah banyak korbannya," komentar akun @f*****_.

"Saya pernah dikirimi WhatsApp USG Gratis katanya, tapi pas saya tanya admin ternyata di klinik tersebut tidak pernah ada program USG Gratis," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: X @kegblgnunfaedh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X