“Pemimpin itu semestinya memotivasi rakyat agar jadi pintar, bukan justru menurunkan derajat kepintaran,” tulis akun @sogokirxxx.
Meski belum ada konfirmasi langsung apakah pernyataan tersebut memang ditujukan untuk Anies Baswedan, narasi yang berkembang di media sosial terus menggiring opini publik pada dugaan sindiran personal.
Di sisi lain, ada juga netizen yang membela Prabowo dan menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk penegasan bahwa kerja nyata lebih penting daripada gelar akademik atau latar belakang pendidikan tinggi.
Dengan suhu politik yang masih panas pasca Pemilu 2024, setiap pernyataan tokoh nasional tampaknya akan terus dipantau ketat oleh publik, terutama jika mengandung muatan yang berpotensi menyentil pihak lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI