"Masyarakat pertanian, pekerja buruh bangunan, tidak ada pekerjaan disana tentu ia akan cenderung mencari nasib di jakarta tapi politisi yang ingin naik jenjangnya juga harus datang ke Jakarta," tambahnya.
Artinya menurut Imam Prasodjo, kita tak boleh menanggapi secara bias siapa sebetulnya pendatang yang selama ini menurut Imam Prasodjo diartikan secara kejam yang diarahkan pada masyarakat kelas bawah.
"Lah pengangguran politisi yang datang kesini tak pernah dijadikan pembahasan, supaya adil yuk kita bicara tentang sebab utamanya itu apa sehingga wilayah tertentu lebih cenderung ke kota," imbuhnya lagi.
Menurut Imam Prasodjo selaku sosiolog, ia memandang arus balik Lebaran yang membawa perantau baru justru menghadirkan tantangan bagi pemerintah dalam mengelola urbanisasi.
Dimana pemerintah harus melihat push factor atau daya pendorong sehingga masyarakat memilih melakukan urbanisasi.
Artinya pemerintah menurutnya jangan hanya melihat Jakarta atau kota besar lain yang menjadi tujuan urbanisasi namun harus bisa melihat daerah mana mereka datang.
Sebab push factor dari urbanisasi tersebut tak lain dan tak bukan karena adanya pembangunan yang tak seimbang, penyediaan lapangan kerja di daerah atau fasilitas pendidikan daerah yang kurang memadai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini