SketsaNusantara.id - Gempa bumi dahsyat telah mengguncang Myanmar dan Thailand dan menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap Indonesia.
Gempa bumi dahsyat ini ymengguncang Myanmar dan Thailand pada Jumat, 28 Maret 2025, telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan.
Di Myanmar dan Thailand banyak bangunan hancur oleh gempa dengan berkekuatan 7,7 Magnitudo dan gempa susulan dengan kekuatan mencapai 6,4 magnitudo.
Dilaporkan sedikitnya ada 144 orang tewas serta 732 orang terluka serta bangunan dan infrastruktur hancur, terutama di kota Mandalay, sedangkan di Thailand ada sedikitnya 8 orang tewas serta puluhan orang terjebak di reruntuhan gedung pencakar langit yang sedang di bangun.
Meskipun pusat gempa berada cukup jauh dari Indonesia, getaran gempa yang kuat dapat dirasakan hingga jarak yang signifikan.
Namun, kemungkinan getaran yang dirasakan di Indonesia sangat kecil, dan kemungkinan besar tidak akan menimbulkan dampak pada Indonesia.
Baca Juga: Perjalanan Mbak Iim Bangun Toko Perabotan, Dari Jualan Online hingga Sukses dengan Dukungan BRI
Hal itu ditegaskan oleh Daryono, Direktur Gempa Bumi dan tsunami BMKG, dilansir SketsaNusantar.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Tidak akan berdampak pada Indonesia, alasannya karena sumber gempa beda," ujar Daryono.
"Medan tegangan gempa tersebut hasil akumulasi dari segmen Sesar Sagaing sendiri gempa tidak saling picu dan tidak ada rambatan kecuali gempa susulan yang sangat terkait sesar yabg aktif tersebut," ungkpanya.
"Jarak zona gempa sangat jauh dari wilayah Indonesia," imbuhnya.
Gempa bumi di Myanmar, yang juga berada di kawasan ini, berpotensi mempengaruhi aktivitas tektonik di wilayah sekitarnya, termasuk Indonesia.