news

Merasa Eks Karyawan Hibisc Fantasy Bertingkah Nir Empati, Ini yang Dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Saat Ditagih Janji Kompensasi

Sabtu, 29 Maret 2025 | 23:23 WIB
Potret gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat marah-marah pada eks karyawan hibisc (Tangakapan layar YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kedapatan sedang marah-marah.

Kejadian Dedi Mulyadi terlihat marah-marah kepada mantan karyawan Hibisc Fantasy yang saat itu menagih janji kompensasi kepada dirinya

Kejadian itu menjadi sorotan publik, mempertanyakan apa sebab ia marah-marah kepada segerombolan mantan karyawan tempat wisata yang kini sudah ditutup pemerintah.

Baca Juga: 5 Fakta Pembangunan Eiger Adventure Land yang Disegel Dedi Mulyadi, Diresmikan Sandiaga Uno era Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Kejadian bermula saat Dedi Mulyadi bersama timnya meninjau bangunan Hibisc Fantasy yang dibongkar.

Puluhan mantan pegawai Hibisc Fantasy datang menagih janji kompensasi yang sebelumnya diungkapkan oleh Dedi Mulyadi.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat tersebut menunjukkan kemarahan dan menegur mantan karyawan tersebut.

Baca Juga: Eiger Adventure Land Disegel Dedi Mulyadi, Instagram Eiger Banjir Hujatan, Netizen: Brand Outfit Pecinta Alam tapi...

"Saya membantu kompensasi anda yang nganggur disini" ujar Dedi Mulyadi dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Tapi saya juga meminta tanggung jawab moral anda, bantu nanam pohon disini," tegurnya dengan keras.

 Ia menekankan bahwa masalah ini bukan sekadar tentang uang atau janji dalam video, tetapi tentang tanggung jawab moral dan empati.

Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Narasi Hibisc Fantasy Puncak Milik Dewi Perssik, Tempat Wisata yang Dibongkar Dedi Mulyadi: Ternyata...

Dedi Mulyadi merasa marah karena mantan karyawan tersebut, hanya meminta kompensasi, tanpa ada usaha untuk membantu pemulihan lingkungan akibat dari perusahaan dimana mereka bekerja.

Untuk itu ia meminta kepada eks karyawan agar membantu menanam pohon setekah lahan hibisc fantasy dinormalisasikan.

Halaman:

Tags

Terkini