SketsaNusantara.id - Menteri Agama (Menag) memberikan tanggapan terkait potensi Hari Raya Idul Fitri 2025 antara Muhammadiyah dan Pemerintah.
Sementara itu Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa Hari Idul Fitri 2025 akan jatuh pada 31 Naret 2025.
Hal itu diputuskan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haidar Nasir telah menetapkan Idul Fitri pada 12 Februari yang lalu.
Idul Fitri ditetapkan Muhammadiyah pada 1 Syawal 1446 Hijriah atau Idul Fitri 2025 jatuh pada Senin, 31 Maret 2025 sedang Idul Adha jatuh pada 26 Juni 2025.
Penetapan ini sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.
Dasar perhitungan yang dipakai Muhammadiyah adalah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dalam menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 Hijriah.
Menteri Agama memperkirakann akan dirayakan secara bersamaan antara pemerintah dan Muhammadiyah, yaitu pada tanggal 31 Maret 2025.
"Pada saat tanggal 29 itu terjadi pemantauan dan itu diprediksi masih minus 2 atau minus 3, Muhammadiyah juga mengatakan itu tidak mungkin menjadi hilal karena masih dibawah," tutur Nazaruddin Umar dilansir SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube Metro TV.
"Jadi di prediksi tanggal 31, hari senin (lebaran)," imbuhnya.
Berdasarkan poin-poin penting tersebut Menteri Agama menyatakan bahwa kemungkinan Idul Fitri 2025 akan dirayakan secara bersamaan antara pemerintah dan Muhammadiyah yakni 31 Maret 2025.
Pemerintah juga berharap kagar pelaksanaan hari raya Idul Fitri dapat dirayakan secara seragam oleh seluruh umat muslim di Indonesia.