Aparat bahkan meminta kartu identitas petugas medis tersebut.
Baca Juga: Ambulance Bantuan untuk Aksi Demo di Karawang Diduga Dijebak Polisi, Begini Kronologi Lengkapnya
Tak terima, salah seorang tim medis yang tasnya digeledah kembali menegaskan bahwa timnya sedang menyisir korban.
“Tadi yang minta tolong bapak dari sini, bilang ada yang tangannya patah, kita yang ke sana,” ujar anggota tim medis tersebut.
Sementara itu, berdasarkan kronologi yang diunggah akun @fullmoonfolks dalam insiden tersebut terdapat 4 orang tim medis yang dicegat dan diintimidasi.
“Konteks; 4 orang tim medis yang lagi jalan balik ke posko setelah nyisir nyari korban dicegat;” cuitnya.
Ia pun menambahkan, 4 orang tim medis tersebut mengalami sejumlah tindakan intimidasi mulai dari dipaksa membuka masker, dipaksa difoto wajahnya hingga diancam.
Tak hanya itu, tas perlengkapan medis juga digeledah serta bendera pengenal medis pun diambil.
Selain intimidasi, tim medis aksi demo UU TNI juga diduga menjadi korban tindak kekerasan.
Setelah tas medis digeledah, salah seorang tim medis mengaku ditonjok oleh aparat.
"Tas medis digeledah sampai rusak, temenku ditonjok. Ini yang katanya melindungi rakyat," tulis akun X @kootummy.
Dalam video tersebut, seorang pria berpakaian hitam dengan tanda medis di lengannya membenarkan aksi penonjokan yang dialaminya itu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!