news

Kisah Sukses Peternak Ikan Air Tawar Bermitra dengan BRI

Jumat, 28 Maret 2025 | 00:40 WIB
Seorang pekerja memberikan pakan di kolam ikan lele milik Sugeng Wiyono di Dusun Jayan, Desa Barongsawahan, Bandarkedungmulyo, Jombang. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id – Perjalanan Panjang Sugeng Wiyono (70) sebagai petani ikan air tawar dapat dijadikan inspirasi bagi peternak pemula yang ingin mencari untung dari budidaya ikan lele dan ikan gurame.

Warga Dusun Jayan, Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang ini mengungkapkan rahasia usaha yang dimulai sejak 1995. Menurutnya, kerja keras, ketelatenan, ulet adalah bagian dari faktor bisa bertahan hingga kini. Tak cukup dengan itu, dukungan pendanaan dari perbankan tak bisa dipungkiri.

“Budidaya ikan itu butuh modal besar. Sejak memulai budidaya ternak ikan air tawar, pendanaan saya berasal dari BRI,” ujar Sugeng mengawali ceritanya kepada SketsaNusantara.id, Kamis 27 Maret 2025.

Saat itu, lanjut Sugeng, di tahun 1995 ia mengawali usahanya dengan modal Rp 3 juta. Uang tersebut diterima atas pengajuan pinjamannya ke BRI Kantor Unit Perak. “Saya mengenal BRI sejak tahun 1995. Saat itu dibuat modal usaha pertama kali budidaya ikan lele,” terang Sugeng.

 Baca Juga: Rasakan Kemudahan Pendanaan BRI, Omset Pedagang Kuliner di Jombang Ini Terus Alami Peningkatan

Sebelumnya, pekerjaan Sugeng adalah sebagai sopir bus jurusan Surabaya – Yogyakarta. Pekerjaan itu ia lakoni terbilang cukup lama. Merasa jenuh di perjalanan dengan sistem kerja penuh dengan tekanan, ia lantas banting setir dengan membudidaya ikan air tawar.

“Dulu sebagai sopir bus. Saya merasa penuh resiko, karena setiap hari di jalanan. Selain itu, harus mengejar setoran ke perusahaan tempat saya bekerja,” kenangnya.

Dengan modal usaha dari BRI, ia total meninggalkan pekerjaan sebagai sopir bus. Pertama kali Sugeng membudidaya ikan lele dengan kolam ukuran 700 meter per segi. Selebihnya, uang Rp 3 juta digunakan untuk membeli bibit dan pakan.

“Sebagian lahan sawah yang saya kelola saya manfaatkan untuk kolam ikan lele,” terangnya.

 Baca Juga: Kembangkan Pinjaman BRI, Sawah Milik Petani di Jombang Ini Terus Bertambah

Tiga bulan kemudian ikan lele yang ia rawat panen. Hasilnya, Sebagian digunakan untuk membayar angsuran ke BRI dengan sistem musiman.

Tak berhenti di situ, saat pinjaman pertama lunas, ia kemudian mengambil pinjaman lagi untuk digunakan usaha serupa.

Merasa usaha budidaya ikan lele mendapat hasil, Sugeng lantas menambah pinjaman lagi untuk pengembangan biudidaya ikan air tawar. “Setelah saya melunasi pinjaman, saat itu saya mengajukan lagi untuk mengembangkan ternak ikan lele,” katanya. 

Di periode kedua dalam budidaya ikan air tawar, ia mencoba keberuntungan dengan membudidaya ikan gurame. Sesuai harapan, setahun kemudian ikan gurame yang ia rawat panen. “Hasilnya lumayan, hanya saja kalau ikan gurame panennya setahun sekali,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini