Ia menjelaskan bahwa APD merupakan perlengkapan unjuk rasa damai.
Menurut Dandhy, massa berkaca dari aksi-aksi sebelumnya di mana terdapat banyak pendemo yang menjadi korban tindak kekerasan aparat.
“Ini justru perlengkapan unjuk rasa damai. Mereka belajar dari pengalaman jadi korban kekerasan di lapangan,” ungkap wartawan yang dikenal dengan jurnalistik investigasinya ini.
Dandhy menambahkan, APD bukanlah perlengkapan ‘ngajak ribu’, hingga menyinggung sejumlah kelompok separatis seperti GAM.
“Lagipula, perlengkapan ‘ngajak ribut’ bukan begini. Tanya ex GAM atau OPM,” tulisnya lagi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!