Meskipun begitu, Ade menegaskan jika beras yang dijual menjelang Idul Fitri ini adalah keduanya dan dipastikan stoknya aman.
"Kita jual semua beras import maupun lokal, intinya tidak ada yang dibedakan dan tetap harganya Rp12 ribu perkilogram, ini untuk kualitas medium," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto menyampaikan kalau ingin mengawasi stabilisasi harga dan stok kebutuhan pokok di Jember, khususnya beras.
"Kami panggil semua pihak tadi, ingin mengetahui posisi kebutuhan pokok kita apakah aman harga dan ketersediaannya," lanjutnya.
"Meskipun ketersediaannya saat ini bercampur dengan beras import, tapi masih aman dan kami tetap pantau terus. Karena sudah menjelang Idul Fitri," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI