news

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jember Sebabkan Pohon Tumbang, Satu Pengendara Sepeda Listrik Jadi Korban

Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:42 WIB
Korban (berbaring) yang tertimpa pohon dirawat di RS (Dok. BPBD Jember)

SketsaNusantara.id- Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang di Kabupaten Jember sejak pukuk 14:30 WIB. Hal sebabkan pohon tumbang menutup akses jalan.

Diketahui, salah satu insiden pohon tumbang terjadi di Dusun Kidul Besuk, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Pohon tumbang itu juga menimpa pengendara roda dua (sepeda listrik) atas nama Yusro (52).

“Keluhan korban nyeri dada tembus punggung, benjolan di kepala. Saat ini, korban masih di foto rongsen di RS bina sehat,” kata Kadis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Widodo, Sabtu 22 Maret 2025.

Baca Juga: Sekretaris Desa di Jember Ditusuk Warga Karena Urusan Balik Nama Warisan Tanah, Begini Kronologinya

Sementara itu, warga setempat, Arief, menyampaikan bahwa Yusro kala itu sedang pulang bekerja dari sebuah gudang tembakau. Yusro menaiki sepeda listrik dan tertimpa pohon yang roboh.

“Yusro tertimpa pohon sekitar pukul 14:45 WIB di kalan Moh Ikhsan, Dusun Kidul Besuk Desa Ajung. Ia harus dilarikan ke Rumah Sakit,” ujar Arief.

Kata Arief, saat itu angin memang sangat kencang. Beberapa pohon disekitar lokasi memang ada kemungkinan untuk tumbang.

Baca Juga: Tragis! Kesal Balik Nama Warisan Tanah Tak Kunjung Selesai, Sekdes di Jember Ditusuk oleh Warganya

“Bahkan sebelumnya, saya bersama warga setempat meminta agar pohon-pohon di lokasi segera dipotong, sangat membahayakan,” ucap Arief.

Ternyata, sebelum dilakukan pemotongan oleh pihak terkait, pohon yang paling kecil diantara pohon lainnya tumbang duluan.

“Pohon yang paling kecil itu tumbang dan mengenai bu Yusro. Beruntung bukan yang lebih besar,” papar Arief.

Baca Juga: Ramadhan Race! Viral Fenomena Lomba Lari di Puger Jember Jelang Waktu Sahur, Tren Unik yang Mendapat Respons Positif Netizen

Setelah kejadian itu, Arief kemudian bersama warga menutup akses jalan untuk sementara.

“Tujuannya, untuk berjaga-jaga agar tidak ada kejadian serupa,” pungkas Arief.

Halaman:

Tags

Terkini