Minggu, 19 Juli 2026

Sekretaris Desa di Jember Ditusuk Warga Karena Urusan Balik Nama Warisan Tanah, Begini Kronologinya

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:11 WIB
Ilustrasi penusukan Sekretaris Desa Balung Kulon (Pixabay niekverlaan)
Ilustrasi penusukan Sekretaris Desa Balung Kulon (Pixabay niekverlaan)

SketsaNusantara.id- Sekretaris Desa Balung Tutul, Kecamatan Balung, Jember, Zainul Arifin (50) ditusuk oleh warganya lantaran urusan balik nama warisan tanah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 22 Maret 2025, pagi.

Diketahui, pelaku bernama Suhadak (53) Warga Dusun Manduran, Desa Balung Tutul, Kecamatan Balung, Jember.

Insiden tersebut dipicu oleh Suhadak yang mengajukan balik nama sebidang tanah yang merupakan warisan dari orang tuanya. Dikarenakan ada salah satu pewaris alias saudaranya yang berada di Kalimantan.
 
Baca Juga: Tragis! Kesal Balik Nama Warisan Tanah Tak Kunjung Selesai, Sekdes di Jember Ditusuk oleh Warganya

Proses balik nama belum bisa dilakukan lantaran membutuhkan tanda tangan dari saudara Suhadak yang berada di Kalimantan itu.

Kesal karena permintaan balik nama warisan tanah tidak segera di proses, Suhadak mendatangi rumah Zainul Arifin untuk membahas terkait hal tersebut. Sempat terjadi cekcok antara keduanya, Suhadak merasa tidak terima lalu mengeluarkan pisau belati dan langsung menusuk Zainul Arifin.

“Tersangka mendatangi rumah korban, untuk membahas sengketa tanah. Terjadilah cekcok diantara keduanya, tersangka tidak terima lalu mengeluarkan pisau belati dan menusuk perut korban 3 kali dan 1 kali tusukan mengenai bagian lengan,” kata Kapolsek Balung, Iptu Dwy Sugiyanto, Sabtu 22 Maret 2025.
 
Baca Juga: Ramadhan Race! Viral Fenomena Lomba Lari di Puger Jember Jelang Waktu Sahur, Tren Unik yang Mendapat Respons Positif Netizen

Lebih lanjut kata Dwy, seketika korban roboh setelah mendapat penyerangan penusukan dengan senjata tajam jenis pisau belati. Korban berteriak meminta pertolongan warga.

Anak korban dan massa kemudian berdatangan membantu korban yang terkapar berlumuran darah. Setelah itu, massa kemudian segera meringkus pelaku. Warga setempat pun semakin banyak berdatangan, pelaku akhirnya di massa oleh warga.

“Korban tersungkur dan berteriak meminta bantuan. Datang para saksi dan warga sekitar. Akhirnya tersangka di massa dan mengalami luka-luka,” ujar Dwy.
 
Baca Juga: Kapan Gaji Ribuan Tenaga Honorer di Jember? Ketua Pansus Non ASN DPRD Jember: Kami Masih Tunggu Finalisasi Data

Kata Dwy, tersangka juga membutuhkan perawatan intensif di Rumah Sakit Balung bersama korban. Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya segera melakukan olah TKP dan penyelidikan mengenai insiden ini.

“Korban dan tersangka di bawa ke Rumah Sakit Balung guna dilakukan perawatan. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada kami (Polsek Balung) dan kami segera melakukan olah TKP dan penyelidikan,” pungkas Dwi.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X