news

Tragis! Kesal Balik Nama Warisan Tanah Tak Kunjung Selesai, Sekdes di Jember Ditusuk oleh Warganya

Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:55 WIB
Korban (berbaring) dirawat di RS Balung (Dok. Polsek Balung)

SketsaNusantara.id- Peristiwa tragis terjadi di Desa Balung Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.

Sekretaris Desa Balung Tutul, Zainul Arifin (50) ditusuk oleh Suhadak (53) warga setempat menggunakan belati lantaran urusan sengketa tanah yang tak kunjung selesai.

Diketahui, Suhadak mengajukan balik nama sebidang tanah yang merupakan warisan dari orang tuanya. Dikarenakan ada salah satu pewaris yang ada di Kalimantan, proses tersebut belum bisa dilakukan lantaran membutuhkan tanda tangannya.

Baca Juga: Ramadhan Race! Viral Fenomena Lomba Lari di Puger Jember Jelang Waktu Sahur, Tren Unik yang Mendapat Respons Positif Netizen

“Saat diberi penjelasan mengenai hal itu, Suhadak tidak mau tahu, terkesan tidak peduli dan tetap memaksakan kehendaknya untuk segera di proses. Karena belum bisa di proses, ia mendatangi Sekretaris Desa dan menusuknya,” kata Kepala Desa Balung Tutul, Baidowi, Sabtu 22 Maret 2025.

Lebih lanjut kata Baidowi, Zainul Arifin mengalami luka tusukan pisau 3 kali di perut. Saat ini, Sekdes Balun Tutul itu tengah dirawat secara intensif di RAD Balung.

“Pelaku juga sudah ditangkap dan dibawa ke polisi setelah di massa warga. Pelaku juga mengalami banyak luka akibat dihajar warga dan juga memerlukan perawatan,” ujar Baidowi.

Baca Juga: Kapan Gaji Ribuan Tenaga Honorer di Jember? Ketua Pansus Non ASN DPRD Jember: Kami Masih Tunggu Finalisasi Data

Kata Baidowi, korban ditusuk di rumahnya. Saat itu, pelaku datang seperti orang kerasukan dan langsung menusuk korban menggunakan belati yang dibawa olehnya.

“Korban ditusuk di rumahnya. Saat itu pelaku kayak orang kesetanan, datang langsung menusuk korban,” papar Baidowi.

Sementara itu, Kapolsek Balung, Iptu Dwy Sugiyanto menyampaikan bahwa pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian setelah ditangkap warga.

“Baik pelaku dan korban sedang dirawat secara intensif di RSD Balung. Kasus ini dipicu masalah proses balik nama warisan tanah,” ungkap Dwy.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Tags

Terkini