“Dampaknya, tidak dapat tepat waktu. Ini salah satu hal yang membuat penyelenggaraannya dapat terganggu. Beruntung, selama bekerjasama dengan BRI kekhawatiran yang membayangi kami tidak terjadi,” ujar Arif.
Sementara, Kepala BRI Cabang Jombang Effendi Sudarso mengaku memberikan layanan keuangan prioritas terhadap penyelenggara Pilkada yang bertransaksi. Menurutnya, dengan kebijakan tersebut, pihaknya juga dapat berkontribusi dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkada.
“Program layanan keuangan BRI itu menjawab kebutuhan masyarakat. Sederhananya, masyarakat yang sifatnya kompleks tentu kebutuhan mereka bermacam-macam. BRI bisa memenuhi kebutuhan itu. Tidak sebaliknya, kita yang menawarkan program kepada masyarakat. Jadi, kalau setiap masyarakat membutuhkan dukungan keuangan untuk kegiatan usaha, BRI pasti dapat melayani,” terang Effendi.
Baca Juga: Kualitas Kompetisi BRI Liga 1 Makin Membaik, Dukungan BRI Selama 4 Musim
KPU Jombang, kata Effendi, adalah bagian dari lapisan masyarakat dari kalangan lembaga pemerintah. Salah satu kebutuhannya adalah menginginkan percepatan dalam hal pelayanan keuangan agar tahapan pelaksanaan Pilkada tidak terganggu.
“Kami sudah membuktikan hal itu dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Karena dirasa tanpa ada kendala berarti waktu itu, KPU Jombang menggandeng kami lagi dalam pelaksaanaan Pilkada 2024,”
Hal itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasasama (PKS) antara KPU Jombang dengan BRI Cabang Jombang akhir tahun 2023. Isi PKS tersebut adalah pemberian fasilitas payroll, Briguna dan layanan perbankan dalam pelaksanaan Pilkada Jombang tahun 2024.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!