SketsaNusantara.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendapat apresiasi dari kalangan pengusaha atas komitmennya dalam menjalankan program perumahan rakyat yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu tokoh bisnis yang memberikan pujian adalah James Riady, yang menilai Maruarar sebagai sosok pemimpin yang berani turun langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan dengan baik.
"Kita semua kagum dengan keinginan Pak Prabowo agar tidak ada lagi masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan," ujar James Riady dalam sebuah pertemuan dengan Maruarar Sirait, Sabtu 15 Maret 2025.
"Pak Menteri ini bukan hanya duduk di kantor, tapi mau melihat langsung kondisi di lapangan. Itu memberi semangat bagi kami semua," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Maruarar Sirait menegaskan komitmennya untuk menjalankan program perumahan rakyat dengan transparan dan bebas dari praktik korupsi.
Ia menekankan bahwa dirinya tidak akan mentoleransi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari proyek yang seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat.
"Yang mau menipu rakyat akan kita sikat! Ini negara hukum, jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," tegas Maruarar.
Komitmen ini sejalan dengan kebijakan Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya memberantas korupsi di sektor pemerintahan.
Bahkan, Maruarar menyebut bahwa kejaksaan sedang mempertimbangkan hukuman yang lebih berat bagi pelaku korupsi di proyek perumahan rakyat.
"Kalau ada yang bermain-main dengan anggaran rakyat, tidak boleh dibiarkan. Saya dengar kejaksaan bahkan akan menuntut hukuman mati bagi pelaku korupsi yang merugikan negara dalam skala besar," ungkapnya.
Keberanian Maruarar dalam menjalankan tugasnya mendapat respons positif dari kalangan dunia usaha. Para pengusaha menilai bahwa langkah yang diambil oleh Menteri PKP ini akan membuat program perumahan rakyat lebih efektif dan tepat sasaran.