SketsaNusantara.id - Penunjukan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama (Dirut) salah satu perusahaan BUMN, PT Produksi Film Negara (PFN) masih terus menuai pro dan kontra.
Seperti diketahui belum lama ini, Presiden Prabowo Subianto memilih Ifan Seventeen menduduki jabatan Direktur Utama PT PFN.
Namun lagi-lagi keputusan Prabowo Subianto 'Bagi-bagi Jabatan' ini menuai polemik.
Hal ini lantaran banyak masyarakat yang menilai Ifan Seventeen tak cukup mampu di bidang tersebut.
Pasalnya Ifan Seventeen selama ini terjun di dunia tarik suara, tidak di dunia perfilman.
Ifan Seventeen memang tercatat pernah menggeluti dunia film, namun hanya tiga film saja.
Sehingga banyak masyarakat yang berpendapat bahwa masih banyak insan perfilman yang lebih meggeluti bidang tersebut, seperti Hanung Bramantyo atau Joko Anwar.
Namun meski banyak menuai kritikan, alih-alih memilih mundur, Ifan Seventeen tetap menerima jabatan tersebut.
Baca Juga: Baru Sehari Jadi Bos PFN, Ifan Seventeen Telat Nyaris 1 Jam! Beginikah Wajah Kepemimpinan Baru?
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ifan Seventeen menyatakan kesanggupannya dengan jabatan barunya tersebut. Mulanya, Ifan Seventeen mengenalkan tentang PT PFN.
"Setelah lebih dari dua dekade berada dalam bayang-bayang, hari ini rakyat Indonesia akhirnya mulai kembali berkenalan dengan PFN—sebuah perusahaan bumn yang selama ini berjuang dalam kesunyian, bertahan dengan segala daya dan upaya agar tetap menjadi bagian dari perjalanan perfilman nasional," tulisnya, dikutip dari akun Instagram @ifanseventeen.
Ifan menyadari bahwa penunjukannya sebagai Dirut ini menuai polemik dan banyak yang meragukannya.