news

Apa itu Worm Blood Moon? Intip 5 Fakta Menarik Fenomena Langka Bulan Darah yang Bisa Dilihat di Indonesia saat Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025

Jumat, 14 Maret 2025 | 19:14 WIB
Potret fenomena Blood Moon atau bulan merah ketika bulan berwarna mirip darah saat terjadi Gerhana Bulan Total (Instagram/manusianlangit)

Hal ini mirip dengan proses yang membuat langit tampak berwarna merah gelap saat matahari terbenam.

Baca Juga: Viral, Warga Kolaka Heboh Melihat Sosok Bayangan Misterius Melayang Disinari Matahari, Fenomena Aneh Terekam Kamera Ternyata Cuma Fatamorgana?

3. Waktu Terjadinya Worm Blood Moon 

Tepat pada hari Jumat, 14 Maret 2025, Bulan akan mencapai fase purnama pada pukul 13.56 WIB.

Beberapa jam sebelumnya, gerhana bulan total akan terjadi, dimulai saat Bulan memasuki bayangan penumbra Bumi pada pukul 10.57 WIB, dan mencapai totalitas antara pukul 13.26 hingga 14.31 WIB. Seluruh proses gerhana akan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

4. Gerhana Bulan Total 2025 Hanya Bisa Dilihat di Indonesia Timur

Sayangnya, puncak gerhana bulan total akan terjadi saat siang hari di Indonesia, sehingga tidak dapat disaksikan secara langsung.

Namun, masyarakat masih dapat melihat fase-fase akhir gerhana bulan saat Matahari terbenam di ufuk barat pada pagi hari tanggal 14 Maret 2025 di beberapa wilayah Indonesia bagian Timur.

Baca Juga: Fenomena Hari Tanpa Bayangan Kembali Terjadi di Indonesia, Mulai dari Banda Aceh hingga Jayapura Ini Jadwal Prakiraan Waktunya

Dalam situs resmi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), disebutkan bahwa proses terjadinya Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan berada dalam satu garis lurus.

Hal ini menjadikan cahaya Matahari terhalang oleh Bumi, dan Bulan tertutup dalam bayangan Bumi.

Lantaran ada pembiasan cahaya Matahari maka tercipta efek warna merah pada Bulan, yang dikenal sebagai Blood Moon.

BMKG menyebut fenomena Blood Moon ini, hanya bisa dilihat di Indonesia bagian timur yang berkesempatan melihat fase akhir penumbra dari Gerhana Bulan Total.

Baca Juga: Hari-Hari Akan Terasa Lebih Panjang, Bumi Alami Fenomena Backtracking Hingga Gerak Melambat

5. Kejadian Langka

Halaman:

Tags

Terkini