SketsaNusantara.id - Sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Jember mulai mengalami kenaikan harga, pada bulan ramadhan ini.
Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten Jember untuk segera mengambil langkah, agar harga kebutuhan pokok di bulan ramadhan ini tetap stabil.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok pasti bakal berdampak pada inflasi di Jember dan hal ini perlu langkah percepatannya.
"Saya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk dengan UPT yang ada, untuk memantau harga kebutuhan pokok di ramadhan ini," ujarnya saat press conference di Kantor Pemkab Jember, Senin 10 Maret 2025.
Selanjutnya, untuk mematikan agar inflasi di Jember tidak terjadi maka Gus Fawait meminta segera dilakukan pembukaan pasar murah.
"Kami sudah meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebungan untuk segera melakukan langkah konkrit dengan membuka pasar murah," imbuhnya.
Kemudian, untuk menjaga harga kebutuhan pokok ini tetap stabil maka Pemkab Jember juga akan melibatkan PKK.
"Meski belum dilantik PKK tetapi penting agar bisa berkolaborasi, sehingga bisa memastikan juga pasar murah ini dimanfaatkan oleh masyarakat," jelasnya.
"Jadi bukan pasar murah ini nanti dibeli oleh pedagang lagi, tetapi langsung kepada user atau konsumen yang benar-benar membutuhkan harga kebutuhan pokok murah," ungkapnya.
Bupati Jember Gus Fawait meminta agar jadwal pasar murah ini segera disusun, lalu dipublikasikan sehingga masyarakat bisa segera menerima manfaatnya.
"Sudah kami perintahkan agar jadwal pasar murah ini segera disiapkan, lalu dipublish ke media sosial maupun saluran lainnya agar masyarakat bisa langsung menerima informasinya," tutupnya.