SketsaNusantara.id - Anies Baswedan tampaknya sentil balik Raja Juli Antoni usai disindir gunakan masjid sebagai tempat sindiran politik.
Saat mengisi acara dialog setelah sholat tarawih di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB), mantan Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2017-2022 itu menyebut masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah.
Ia mengingatkan fungsi masjid sebagai tempat bertukar pikiran sebagaimana yang dilakukan sejak zaman Nabi Muhammad SAW dahulu kala.
"Kembali ke Masjid Salman mengingatkan kita bahwa masjid sejak zaman Rasulullah dulu bukan hanya sekedar tempat untuk sujud dan berdoa," kata Anies dikutip SketsaNusantara.id dari video live streaming yang diunggah kanal YouTube Masjid Salman ITB pada hari Sabtu, 8 Maret 2025.
"Kalau ada yang bilang masjid hanya sekedar tempat ibadah itu salah. Masjid adalah tempat gagasan keadilan dibicarakan, tempat pesan kehidupan yang berkeadilan diungkapkan," imbuhnya.
"Masjid juga hadir sebagai tempat yang tempat mencerahkan, pusat peradaban, karena itulah banyak urusan-urusan yang dibahas masjid (sejak zaman Nabi) dan alhamdulillah, Masjid Salman meneruskan tradisi itu," tutur Anies.
Perkataan tersebut sepertinya merespons komentar Raja Juli Antoni yang sebelumnya menyindir Anies karena menggunakan Masjid sebagai tempat untuk menyampaikan sindiran politik.
Menteri Kehutanan itu mengomentari Anies Baswedan yang kala itu menyinggung soal efisiensi anggaran yang ikut berdampak pada pendidikan.
Saat menyampaikan kuliah umum di masjid kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, ia menegaskan bahwa pendidikan harus diprioritaskan untuk membangun manusia berkualitas.
Selain itu, Anies Baswedan juga menyindir soal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bukan satu-satunya program untuk menunjang pendidikan, bahkan ikut menyinggung soal pembangunan infrastruktur fisik termasuk IKN yang lebih diprioritaskan ketimbang pendidikan yang bikin Raja Juli Antoni meradang.
"Masjid (bukan) jadi tempat ibadah, tapi jadi tempat sindiran politik," tulis kader PSI itu dalam cuitan di akun X @rajajuliantoni pada hari Selasa, 5 Maret 2025.