Momen lain yang menyentuh hati adalah ketika Kiano ingin menjaga ibunya ketika Paula sedang melaksanakan sholat, tetapi Kenzo justru mengajak kakaknya pergi yang sepertinya takut akan terjadi sesuatu jika mereka tetap ada bersama ibunya.
"Kita ngapain di sini?" tanya Kenzo.
"Jagain mama," jawab Kiano.
"Kita pergi aja yuk, Kak," kata Kenzo.
Perubahan sikap Kenzo yang tiba-tiba takut pada ibunya memicu berbagai spekulasi. Banyak netizen yang mengkhawatirkan kondisi psikologis anak-anak Paula dan menduga mereka mengalami Parental Alienation Syndrome.
Lantas, apa itu Parental Alienation Syndrome? Mengutip dari situs American Psychological Association (APA), Parental Alienation Syndrome (PAS) atau sindrom keterasingan orang tua adalah kondisi ketika anak menolak salah satu orang tuanya. Kondisi ini bisa terjadi saat proses perceraian atau perpisahan kedua orang tua yang berdampak pada anak.
Kondisi ini dapat terjadi ketika seorang anak secara perlahan dijauhkan dari salah satu orang tuanya akibat pengaruh atau dipengaruhi karena ada manipulasi dari salah satu pihak orang tua yang menanamkan doktrin pada anak untuk membenci orang tua lainnya.
Baca Juga: Bawa Saksi Ahli! Terungkap Ada KDRT dalam Pernikahan Baim-Paula, Baim Wong Tak Dapat Hak Asuh Anak?
Menurut para psikolog, PAS dapat menyebabkan anak merasa takut, membenci, atau menjauh dari salah satu orang tuanya tanpa alasan yang jelas.
Hal ini bisa berdampak buruk pada perkembangan emosional anak di masa depan, seperti kesulitan membangun hubungan yang sehat dan mengalami trauma psikologis.
Beberapa tanda yang diperlihatkan anak ketika mengalami PAS adalah mengalami ketakutan atau kecemasan yang tidak beralasan terhadap salah satu orang tua, mendadak bersikap dingin, menjauh, atau menolak berinteraksi tanpa alasan jelas hingga merasa bersalah jika menunjukkan kasih sayang terhadap orang tua yang diasingkan.
Tanda-tanda tersebut ditunjukkan Kenzo yang mengaku tak ingin bertemu dengan Paula untuk menjaga Paula agar tak menjadi sasaran kemarahan Baim Wong. Ia juga menangis karena merasa bersalah jika mendekati Paula yang bisa membuatnya terluka kemungkinan karena tak bisa membalas kasih sayang ibunya.
Seorang netizen di media sosial X (dulu Twitter) bahkan menyoroti bahwa di beberapa negara, bukti parental alienation bisa menjadi faktor kemenangan dalam perebutan hak asuh anak.
"Ini namanya parental alienation. Kalau di luar negeri, Video Paula ini bisa jadi bukti bisa bikin mamanya menang (di pengadilan) karena ini termasuk emotional child abuse. Tapi sayang kita tinggal di Indonesia yang tidak keep up dengan child development," tulis seorang warganet di media sosial X (dulu Twitter).