1. Kecelakaan Tol Jagorawi (2013)
Pada 8 September 2013, putra Ahmad Dhani yang berusia 13 tahun, Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab dipanggil Dul mengemudikan mobil tanpa izin hingga terlibat dalam kecelakaan di Tol Jagorawi yang menewaskan tujuh orang.
Meskipun Dul yang mengemudi, Ahmad Dhani mendapat kritik karena dianggap lalai mengawasi anaknya.
2. Pernyataan Kontroversial tentang LGBT (2015)
Ahmad Dhani pernah menyatakan dukungannya terhadap komunitas LGBT dan akan melegalkan pernikahan sesama jenis jika terpilih sebagai presiden.
Namun, Dhanj kemudian meralat pernyataannya dan menunjukkan sikap yang berlawanan. Ia bahkan sempat tak mengizinkan anaknya kuliah di luar negeri karena takut terkena pengaruh pergaulan bebas.
3. Dugaan Penghinaan terhadap Jokowi (2014)
Ahmad Dhani diduga melontarkan tweet yang tidak pantas sebagai penghinaan terhadap Joko Widodo (Jokowi) pada musim kampanye tahun 2014 lalu.
Namun, ia mengklaim tidak pernah membuat tweet dan mengajukan keluhan terhadap media online yang membawa berita tentang dirinya dan mengaku jadi korban fitnah oknum tak bertanggung jawab untuk mencoreng nama baiknya.
4. Video Kampanye dengan Simbol Nazi (2014)
Dalam sebuah video kampanye untuk mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014, Ahmad Dhani mengenakan seragam yang mirip dengan uniform Nazi.
Video tersebut menuai kritik tajam karena dianggap tidak sensitif dan menyinggung. Apalagi ia mengubah lirik dan aransemen lagu "We Will Rock You" dari Queen tanpa izin.