“Langkah-langkah untuk puncak, dikembalikan kembali area Puncak menjadi area hijau, menjadi area hutan,” jelasnya.
Hal serupa juga pernah disampaikan Dedi Mulyadi di hadapan seluruh kepala daerah di Jawa Barat dalam rapat sinergi yang digelar pada 4 Maret 2025 lalu.
“Puncak kembalikan menjadi daerah konservasi, menjadi daerah hijau. Tidak boleh semena-mena,” tuturnya dalam acara yang digelar di Karawang tersebut.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga akan melibatkan pemerintah daerah sekaligus pemerintah pusat dalam mengevaluasi tara ruang provinsi Jawa Barat.
Salah satu cara yang akan dilakukan Dedi Mulyadi dalam mengembalikan fungsi puncak yakni dengan membongkar bangunan-bangunan liar.
Baca Juga: Kesal Banyak Orang Buang Sampah di Sungai Citarum, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Saya Doakan...
“Bangunan-bangunannya dibongkar. Tentunya pembongkaran memerlukan waktu,” imbuhnya lagi.
Meski pembongkaran bangunan-bangunan di kawasan Puncak akan menyita waktu hingga biaya yang besar, Dedi Mulyadi akan tetap melanjutkan rencananya tersebut.
“Dan tetap akan saya lakuukan dan sekarang sudah mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan dari Kemenko Pangan,” tambahnya.
Mantan Bupati Purwakarta ini yakin, langkah yang ia ambul saat ini sudah tepat.
Dengan bersinergi bersama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten Bogor dan pemerintah Pusat, Dedi meyakini masalah utama banjir di Jakarta, Bekasi dan Karawang dapat diselesaikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!