news

Pemprov Jatim Siapkan 40 Sekolah Rakyat, Gubernur Khofifah: Khusus Jember Dapat 2 Kuota untuk Tekan Angka Kemiskinan

Kamis, 6 Maret 2025 | 14:19 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan arahan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakal menyiapkan 2 sekolah rakyat (SR) di Kabupaten Jember.

Sekolah Rakyat ini merupakan program pemerintah pusat, yang digunakan untuk memutus mata rantai kemiskinan agar bisa bangkit dan berdaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, setelah berkonsultasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) Pemprov Jatim meminta kuota lebih SR.

Baca Juga: Hadiri Sertijab di Jember, Gubernur Jatim Khofifah Tekankan Program MBG Berjalan Maksimal: Ini Upaya Pengentasan Kemiskinan

"Setelah kami berdiskusi dengan Mensos Gus Ipul, SR yang seharusnya di Jawa Timur mendapatkan 38 tetapi kami meminta 40 kuota," ujarnya saat dikonfirmasi usai Sertijab di DPRD Jember, Kamis 6 Maret 2025.

Permintaan tambahan kuota SR ini, akan dikelola oleh Pemrov Jatim dan akan di tempatkan di Kabupaten Malang dan Kabupaten Jember.

Pasalnya, berdasarkan data angka persentase penduduk miskin di Jember mencapai 9,01 persen dan jumlah penduduk miskinnya terbanyak kedua se Jawa Timur dengan 224.770 jiwa.

Baca Juga: Pemkab Jember Ajukan Perubahan SOTK DPRD, Ahmad Halim: Ini Bagian dari Implementasi Visi Misi Kepala Daerah

"Masing-masing kabupaten/kota mendapatkan 1 SR, dan sisa 2 kuota ini kami taruh di Kabupaten Malang serta Jember," tegasnya.

Langkah yang diambil Khofifah ini, digunakan untuk mengentaskan kemiskinan baik masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

"Ini menurunkan kemiskinan yang signifikan di Malang dan Jember, nantinya SR ini untuk SD, SMP dan SMA bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Siap Gandeng Perguruan Tinggi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Ilmu Pengetahuan

Khofifah juga menegaskan, agar Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur segera menyiapkan lahannya dan bisa dieksekusi.

"Jadi Kabupaten/Kota bikin, apalagi juga Pemprov punya lahan di Jember nantinya segera dibangun," terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini