SketsaNusantara.id- Menjelang masa angkutan Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop 9) Jember menyediakan layanan transportasi yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Bagi jutaan pemudik yang memanfaatkan layanan kereta api untuk pulang ke kampung halaman, kenyamanan dan aksesibilitas menjadi faktor utama.
Memahami kebutuhan tersebut berbagai fasilitas telah disiapkan di sejumlah stasiun untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi para pengguna jasa yang memiliki keterbatasan fisik.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengungkapkan bahwa saat ini beberapa stasiun di wilayah Daop 9 telah dilengkapi dengan fasilitas yang menunjang mobilitas penyandang disabilitas.
“Kami ingin memastikan bahwa layanan kereta api dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Oleh karena itu, kami menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti kursi roda, toilet khusus, kursi prioritas, tandu, serta guiding block di beberapa stasiun,” katanya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Rabu 05 Maret 2025.
Adapun akses khusus penanda jalan bagi penyandang disabilitas (guiding block) telah tersedia di empat stasiun utama, yaitu Stasiun Pasuruan, Stasiun Jember, Stasiun Banyuwangi Kota, dan Stasiun Kalisetail.
“Selain itu, fasilitas seperti kursi roda, toilet khusus, dan tandu telah tersedia di 13 stasiun, di antaranya Stasiun Ketapang, Stasiun Banyuwangi Kota, Stasiun Rogojampi, Stasiun Temuguruh, Stasiun Kalisetail, Stasiun Kalibaru, Stasiun Kalisat, Stasiun Jember, Stasiun Rambipuji, Stasiun Tanggul, Stasiun Klakah, Stasiun Probolinggo, dan Stasiun Pasuruan,” ujar Cahyo.
Lebih lanjut kata Cahyo, untuk meningkatkan aksesibilitas, PT KAI Daop 9 Jember juga menyediakan loket khusus penyandang disabilitas di beberapa stasiun, seperti Stasiun Probolinggo, Stasiun Jember, Stasiun Kalisetail, Stasiun Banyuwangi Kota, dan Stasiun Ketapang.
“Dengan adanya loket khusus ini, diharapkan penyandang disabilitas dapat memperoleh layanan dengan lebih mudah dan nyaman,” ungkap Cahyo.
Petugas frontliner di Daop 9 Jember juga telah dilatih dengan bahasa isyarat agar memudahkan berkomunikasi dengan teman tuli atau pelanggan kereta api yang memiliki keterbatasan pendengaran.
Masih ada dukungan lainnya yang diberikan oleh PT KAI Daop 9 Jember yaitu reduksi atau potongan harga tiket sebesar 20% bagi penyandang disabilitas. Kebijakan ini merupakan wujud komitmen PT KAI dalam memberikan dukungan layanan yang berkesinambungan.