Baca Juga: Banjir Lumpuhkan RSUD Kota Bekasi, Listrik Mati, Pasien ICU Dievakuasi
2. Bupati Pekalongan 2 periode
Setelah memutuskan untuk terjun ke dunia politik, Fadia mengawali karir politiknya sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan.
Ia juga mengepalai KNPI Jawa Tengah di periode 2016-2021.
Fadia sempat menjadi wakil bupati Pekalongan bersama Amat Antono pada periode 2011-2016.
Baca Juga: Enggan Salahkan Siapapun, Gubernur Pramono Anung Ungkap Penyebab Banjir di Jakarta
Ia kemudian menjabat sebagai bupati Pekalongan berdampingan dengan Riswandi di periode 2021-2024.
Fadia kembali terpilih menjadi Bupati Pekalongan periode kedua bersama Sukirman saat Pilkada 2024.
Pasangan Fadia-Sukirman mampu mengantongi suara sebesar 306.443 dan berhasil menempati posisi Pekalongan 1.
3. Komentar kasar ke warganet
Nama Fadia tengah jadi pebincangan setelah menjawab komentar warganet dengan kata-kata kasar.
Padahal, warganet tengah memberikan informasi soal kondisi jalan yang rusak dan belum juga diperbaiki.
"Mulutmu klo ngomong ojo kurang ajar, diperiksa penegak hukum mampus koe mengko! Urusan anggaran rak keluar anggaran opo??? Jangan sampe di cari koe, rak iso kasih pertanggungjawabkan omonganmu," #admin," tulis Fadia A Rafiq.***