news

Patung Kura-Kura Raksasa Rp15,6 Miliar di Sukabumi Rusak! Cuma Dibuat dari Kardus? Netizen: Ridwan Kamil...

Senin, 3 Maret 2025 | 10:54 WIB
Patung kura-kura Rp15,6 Miliar di RTH Gado Bangkong Sukabumi Rusak (Instagram @sukabumi_satu)

SketsaNusantara.id - Viral di media sosial, sebuah patung kura-kura rusak di kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat disorot warga.

Patung penyu raksasa itu diketahui berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-alun Gado Bangkong, Kecamatan Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam video yang beredar, tampak sebuah patung kura-kura di tepi pantai mengalami kerusakan.

Bagian punggung belakang kura-kura terkelupas dan memperlihatkan bagian dalam.

Baca Juga: Pria Misterius Tabur Bunga di Jalan hingga Dituding Sebabkan Kecelakaan, Netizen: Namanya Perempatan...

Video milik Eko Likeeath itu diunggah ulang akun instagram @sukabumi_satu.

"Viral, kura-kura di Gado bangkong Pelabuhan ratu Rusak, ternyata bahannya dari kardus bekas," bunyi keterangan dalam video.

Video tersebut juga memperlihatkan bagian dalam kura-kura yang terbuat dari bahan mirip kardus bekas. Sedangkan kerangka dibuat dari bambu yang dipotong seadanya.

Bagian punggung kura-kura juga kempes. Seolah hanya ditempel begitu saja.

Baca Juga: Kocak! Niat Beli Takjil, Perempuan Ini Temukan Motornya yang Hilang 2 Tahun Lalu, Polisi Sempat Angkat Tangan

Perhatian publik atas patung tersebut cukup serius. Pasalnya, biaya pembuatan RTH Gado Bangkong menelan Rp15,6 miliar dari APBD Jawa Barat tahun 2023.

"Viral Kura-kura di Gado Bangkong Pelabuhanratu Sukabumi Rusak. Ternyata berbahan kardus. Padahal Anggaran pembangunan Alun-Alun Gadobangkong Pelabuhanratu sebesar Rp 15,6 miliar. Proyek ini menggunakan APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2023," tulis akun @sukabumi_satu.

Mega Proyek itu diketahui dibangun di masa Gubernur Ridwan Kamil yang juga memiliki jogging track di sisi lainnya.

Baca Juga: Bos Sritex Menangis Ucapkan Salam Perpisahan, Intip Perjalanan Karier Iwan Kurniawan Lukminto yang Hadapi Kenyataan Pahit Usai Perusahaannya Pailit

Halaman:

Tags

Terkini