news

Resmi Diluncurkan, Bank Emas Pegadaian Jadi Pendorong Likuiditas dan Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 1 Maret 2025 | 09:09 WIB
Bank Emas Pegadaian menjadi pendorong likuiditas dan pertumbuhan ekonomi. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Bank Emas Pegadaian resmi diluncurkan dan menjadi tonggak baru dalam sistem keuangan nasional. Layanan ini memungkinkan masyarakat mengoptimalkan kepemilikan emas dengan berbagai skema finansial.

Direktur Utama BRI, Sunarso, menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis yang akan memperkuat likuiditas pembangunan.

Keberadaan Bank Emas bukan hanya menguntungkan korporasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Baca Juga: 31 Analis Kompak Rekomendasikan Beli Saham BRI, Timing Pas Memanfaatkan Diskon Harga Saham BBRI

"Ya bagus dong, itu kan sumber pertumbuhan baru. Bagi BRI, kenapa BRI concern sama pembentukan bullion services ini? Karena apa? Kita kan sudah membentuk holding ultramikro. Kita sudah support untuk ekonomi kerakyatan" kata Sunarso.

Ia menekankan bahwa keberadaan bullion bank ini sejalan dengan visi BRI dalam mendukung ekonomi kerakyatan, terutama setelah terbentuknya holding ultramikro.

Bank Emas Pegadaian memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mengelola emas mereka. Nasabah bisa menabung dengan menyetor rupiah dan mendapatkan saldo dalam gram emas.

Baca Juga: Strategi BRI Hadapi Tantangan Ekonomi, Fokus Kelola Risiko Jangka Panjang

Sebaliknya, mereka yang sudah memiliki emas fisik juga bisa menyetorkannya ke dalam sistem dan tetap memperoleh saldo dalam satuan gram.

Tidak hanya itu, layanan ini juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pembiayaan berbasis emas. Jika seseorang memiliki emas dan membutuhkan dana, mereka bisa menggadaikan emasnya untuk memperoleh pinjaman. Uniknya, pelunasan kredit pun dapat dilakukan dalam bentuk emas.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa ada sekitar 1.800 ton emas yang saat ini masih berada di luar sistem keuangan formal. Emas ini disimpan secara pribadi oleh masyarakat dalam berbagai tempat, mulai dari bawah bantal hingga disembunyikan di dalam tembok rumah.

Baca Juga: Dukung Hilirisasi dan Inklusi Keuangan, Prabowo Subianto Resmikan Bank Emas Pegadaian Bersama BRI Group

Keberadaan Bank Emas diharapkan dapat mengintegrasikan aset tersebut ke dalam sistem perbankan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Dengan cara ini, emas yang selama ini hanya tersimpan bisa dimanfaatkan untuk mendukung likuiditas pembangunan nasional.

Selain menyediakan layanan dasar seperti tabungan dan kredit, Bank Emas Pegadaian juga membuka potensi pengembangan instrumen finansial berbasis emas. Sunarso menekankan bahwa sekuritisasi emas bisa menjadi langkah strategis dalam menciptakan likuiditas tambahan.

Halaman:

Tags

Terkini