SketsaNusantara.id – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, meninggal dunia pada Selasa sore, 25 Februari 2025, akibat serangan jantung.
Kepergiannya di usia 47 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta dunia sepak bola Tanah Air.
Kabar meninggalnya mantan pemain sekaligus pelatih Persebaya ini dikonfirmasi langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi.
"Persebaya kehilangan salah satu putra terbaiknya sore ini, Selasa, 25 Februari 2025. Mantan pemain sekaligus mantan pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, berpulang," tulis akun resmi Persebaya Surabaya.
Perjalanan Karier Bejo Sugiantoro
Nama Bejo Sugiantoro sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia, khususnya para pendukung Persebaya Surabaya.
Bejo dikenal sebagai bek tangguh yang menjadi bagian dari kejayaan Persebaya.
Lahir di Sidoarjo, Bejo mengawali karier profesionalnya sebagai pemain Persebaya Surabaya pada tahun 1994.
Ia menjadi pilar utama di lini pertahanan Bajul Ijo selama lebih dari satu dekade, tepatnya hingga 2006.
Bersama Persebaya, Bejo turut merasakan berbagai momen bersejarah, termasuk saat bermain bersama sejumlah nama besar seperti Uston Nawawi, Carlos de Mello, hingga Jacksen F. Tiago.
Selain sukses di level klub, Bejo juga memiliki kiprah gemilang bersama Timnas Indonesia.
Ia menjadi bagian dari skuat Garuda yang berhasil mencapai babak final Piala AFF pada tahun 2000 dan 2002, meskipun harus puas sebagai runner-up dalam kedua edisi tersebut.