SketsaNusantara.id - Pemerintahan Prabowo Subianto telah meresmikan program Danantara. Dalam hal ini ia menunjuk Tony Blaire, mantan perdana menteri Inggris sebagai salah satu dewan pengawas.
Danantara sendiri adalah badan pengelola investasi (Sovereign Wealth Fund/SWF) yang dibentuk untuk mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis.
Danantara merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara, dimana Daya berarti energi atau kekuatan, Anagata berarti masa depan, Nusantara berarti Tanah Air, Indonesia.
Jadi, Danantara memiliki arti kekuatan masa depan Nusantara yang memiliki tujuan mengoptimalkan aset negara untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan ekonomi Indonesia.
Selain itu, Danantara disebut memiliki tujuan untuk memaksimalkan pengelolaan aset negara berskala besar dengan koordinasi yang lebih baik serta menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Saat ini, Prabowo Subianto menunjuk beberapa orang Sebagai 'Bos Danantara', dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV:
Baca Juga: Resmikan Danantara, Prabowo Harapkan Investasi ke Industri yang Menciptakan Lapangan Kerja
1. Rosan Perkasa Roeslani, sebagai Chief Executive Officer (CEO)
2. Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer (COO)
3. Pandu Patria Sjahrir sebagai Chief Information Officer (CIO)
Danantara diketahui akan mengelola 7 BUMN, antara lain:
1. Bank Mandiri