SketsaNusantara.id - Ramai di media sosial sorot sebuah grup musik Indie, Sukatani Band.
Salah satu lagu Band Sukatani yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar' dibredel polisi hingga netizen geram.
Lagu bergenre punk itu sempat dinyanyikan para pengunjuk rasa Indonesia Gelap beberapa hari lalu.
Namun, tiba-tiba saja 2 personil Sukatani muncul dengan video permintaan maaf.
Video tersebut menyatakan kalau pihak Sukatani Band menarik dan menghapus lag 'Bayar Bayar Bayar' dari platform media digital.
Dinilai jelekkan instansi kepolisian, anggota Polda Jateng diduga intimidasi Sukatani Band.
Hingga akhirnya 4 anggota kepolisian di Polda Jateng diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polri.
Pihak Biropaminal Divpropam berikan keterangan terkait pemeriksaan anggota Ditressiber Polda Jateng melalui media sosial X, 21 Februari 2021.
Usai huru-hara soal lagu Sukatani yang dibredel polisi, netizen pasang badan bela grup musik indie tersebut.
Sampai ramai di medsos dukungan untuk Sukatani Band dengan menggaungnya tagar #kamibersamasukatani.
Setelah ramai huru-hara terkait lagu 'Bayar Bayar Bayar', polemik ini membuat personil Sukatani buka topeng yang jadi penutup identitas.