Kamis, 4 Juni 2026

Ngaji Adabul 'Alim wal Muta'allim, Gus Hasyim Asy'ari Ajak Doakan Anak agar Terbentuk Kesalehan Sosial

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 16 Februari 2025 | 12:51 WIB
Dosen UIN Malang sedang menyampaikan pengajian rutin pada pengajian rutinan Ahad Wage di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak Diwek, Jombang (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)
Dosen UIN Malang sedang menyampaikan pengajian rutin pada pengajian rutinan Ahad Wage di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak Diwek, Jombang (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)

"Padahal adab itu jauh lebih berharga dari berapa ilmu yang sudah dikuasai," imbuhnya.

Maka dia berpesan tradisi mengaji diteruskan santri. "Karena mencari ilmu tidak boleh berhenti sampai di situ," pesannya.

Ditemui di lokasi acara, Wakil Kepala (Waka) Bidang Kesiswaan MTs Salafiyah Syafi'iyah Seblak Iwan Fauzi menuturkan, rutinan pengajian ini sudah berlangsung sebagai media komunikasi. Harinya dipilih setiap Ahad Wage.

Semua guru dan staf di setiap jenjang Pesantren Seblak hadir. "Mulai jenjang TK, MI, MTs dan MA," ujarnya.

Di samping wali santri, lanjutnya, juga diundang walimurid.

"Yang diundang hanya wali murid jenjang MTs dan MA," pungkasnya.

Seperti diketahui, Pesantren Seblak sudah berdiri sejak tahun 1921. Pendirinya KH M Ma'shum Ali dan Nyai Khoiriyah, putri pertama KH M Hasyim Asy'ari Tebuireng.

Selain memiliki unit pendidikan formal, juga menerima santri putra dan putri. Termasuk unit khusus tahfidz Al Quran.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X