Sementara itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah akan difokuskan pada sejumlah termasuk pembelian peralatan baru untuk operasional monitoring dan deteksi bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa BMKG akan terus mengupayakan penyampaian informasi terkait mitigasi bencana berjalan lancar dengan memangkas biasa operasional kantor dan pelaksanaan WFA (work from Anywhere) secara berkala.
"Kami fokuskan pada pembelian alat deteksi untuk operasional monitorung dan deteksi serta ritme kerja (WFO) dan WFA diterapkan secara berimbang sehingga menghemat anggaran di kantor," ungkap Dwikorita dalam keterangan tertulis pada hari Minggu, 9 Februari 2025.
"Meskipun ada efisiensi 50% Anggaran kami, BMKG menjamin terlaksananya operasional dan layanan Informasi terkait kebencanaan selama 24 jam terus menerus dilakukan setiap hari," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Netizen di X Ngaku Sekolahnya Larang Menyebarkan Foto Menu MBG! Auto Kena Sanksi?
Reza Indragiri Kritik Keras Deddy Corbuzier yang Hardik Anak karena Protes Menu Makan Bergizi Gratis: Jangan Abusive, Ada Pasalnya !
3 Usulan Ferry Irwandi agar Program Makan Bergizi Gratis Efektif dan Tak Membebani Fiskal: Mulai Dulu dari...
Banyak jadi Sorotan, Pandji Pragiwaksono Sindir Pernyataan Ketua DPR RI Soal Usulan Dana Program Makan Bergizi Gratis
Jadi Sorotan! Susu Akan Digantikan Belalang Hingga Kelor pada Program Makan Bergizi Gratis, Kantor Kepresidenan Menjawab
Fakta Belalang dan Ulat Sagu Jadi Menu Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN: Jangan Diartikan Lain ya