SketsaNusantara.id - Usai dijemput BNN, seorang oknum polisi di Sinjai Bulukumba Sulawesi Selatan meninggal dunia.
Ia adalah Aipda Arham, yang diduga terlibat peredaran narkoba. Aipda Arham kemudian diamankan oleh petugas dari BNN provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu yang lalu.
Aipda Arham kemudian hanya pulang nama sebab dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Daeng Bulukumba.
Baca Juga: Dukung UMKM Tumbuh Lebih Kuat, BRI Gunakan Pendekatan Piramida dan Transformasi Digital
Dari pihak keluarga mengakui ternyata tak mengetahui perihal penangkapan Aipda Arham hingga akhirnya istrinya mencari tahu sendiri dan menemukan suaminya sudah meninggal dunia.
Ternyata sebelum meninggal dunai Aipda Arham sempat menelpon sang istri namun setelahnya ia tak mendapatkan kabar lagi.
Setelah mencari tahu, istrinya mendapatkan kabar bahwa suaminya sudah meninggal dunia.
Hal itu kemudian dikonfirmasi oleh Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar bahwa benar Aipda Arham diamankan pihak BNN Sulsel pada tanggal 1 Februari 2025.
"1 Februari 2025 almarhum (Aipda Arham) dititipkan di sel tahanan tempat penitipan Polres Sinjai untuk dilakukan penyelidikan terkait keterlibatan almarhum dalam kasus penyalahgunaan narkoba," ujar AKBP Harry Azhar dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube tvOneNews.
Meski tak dijelaskan dengan gamblang penyebab kematian Aipda Arham, namun diduga ia lakukan aksi bundir.
Baca Juga: Jember Darurat Miras! MPJ Gandeng PWI Perangi Peredaran Minuman Keras hingga ke Lingkungan Pesantren
Aipda Arham disebut bundir dengan cara meminum cairan pembersih kaca mobil saat perjalanan menuju Sinjai, Makassar, Sulawesi Selatan.
Keterlibatan Aipda Arham pada narkoba jenis sabu sendiri disebut tercium setelah salah satu tersangka narkoba tertangkap.
Artikel Terkait
Dianggap Tak Hadir pada Kasus HAM Mulai Rempang hingga Pagar Laut, Kementrian HAM 'Sekuat Tenaga' Pulangkan Predator Seksual Reynhard Sinaga
Viral! Intip Penyebab Pedagang Sayur Keliling di Magetan Digugat Oleh Pesaingnya, Netizen: Pengadilan Kurang Kerjaan
Siapa Ning Salma? Viral Promosikan Krim Tarim Ternyata Cucu Menantu dari Pendiri Ponpes Tebuireng
Bongkar Jaringan Penyelundupan Rp480 M, 35 Kelompok dan 18 Perusahaan Jadi Target Penyelidikan
Terungkap! 351 Pelabuhan Tikus Jadi Jalur Penyelundupan, Pemerintah Gagalkan Barang Ilegal dengan Total Rp480,7 M