Kamis, 4 Juni 2026

Polemik Gas LPG 3 Kg Langka Diduga Hanya untuk Tukar Tambah Isu Pagar Laut, Bahlil Lahadalia: Gak Ada Menteri yang Kerja

Photo Author
Dyla Putry R., Sketsa Nusantara
- Selasa, 4 Februari 2025 | 06:00 WIB
LPG 3 KG langka jelang bulan Ramadhan (X @LahrianSyahilla)
LPG 3 KG langka jelang bulan Ramadhan (X @LahrianSyahilla)

SketsaNusantara.id - Ramai polemik Gas LPG 3 Kg langka semakin menambah keresahan masyarakat.

Terlebih bulan-bulan ini sudah mendekati bulan Ramadhan, bagi para pengusaha makanan kecil, kelangkaan LPG 3 KG menjadi sebuah ancaman.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia justru  tegas membatah adanya kelangkaan LPG 3 Kg.

Baca Juga: Kisah Warganet Pecah Ketuban di saat Asyik Nikmati Konser Maroon 5 di JIS: Aku Rasa Itu Induksi Alamiku...

Ia mengatakana bahwa tidak ada kelangkaan LPG 3 Kg, sebab yang terjadi saat ini hanyalah transisi.

Dari yang semula konsumen dapat membeli tabung gas melon di pengecer, kini harus ke pergi pangkalan resmi.

Adanya aturan baru tersebut mengakibatkan banyak warga berbondong-bondong lari dan rela mengantri ke pangkalan gas LPG agar bisa tetap bisa memasak di kompor.

Mirisnya, kabar terbaru langkanya gas melon ini sudah memakan korban. 

Dikabarkan ada salah seorang warga yang kecapekan ketika mengantri tabung gas melon hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Tiga Kapolsek di Jombang Resmi Dilantik, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Dedikasi

Keputusan pemerintah terkait aturan baru penjualan LPG 3 Kg ini menuai beragam komentar pedas masyarakat dunia maya.

Bahlil Lahadalia dianggap terlalu gegabah dan menyengsarakan rakyat serta dianggap tidak memiliki hati nurani.

Selain itu, ada pula yang berspekulasi jika munculnya huru-hara kelangkaan LPG 3 Kg ini tak ubahnya seperti tukar tambah isu di tengah persoalan pagar laut yang hingga kini belum juga usai.

"Kelangkaan gas melon itu bukan pengalihan isu dari urusan pagar laut dan urusan penegakan hukum lain, itu PENAMBAHAN isu. Tambah buanyak isu dan persoalannya yang seharusnya diselesaikan dan bukan dialihkan. Kita menolak lupa, lho ya," tulis akun threads @susi.ivvaty.

Halaman:

Editor: Dyla Putry R.

Sumber: threads @susi.ivvaty dan X @PartaiSocmed

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X