Kamis, 4 Juni 2026

Sebelumnya Tolak Mentah-Mentah, Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Lojejer Mendadak Setujui Kehadiran Minimarket di Wuluhan Jember, Ada Apa?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 26 Januari 2025 | 19:30 WIB
Potret Spanduk mengatasnamakan Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional yang sebelumnya menolak kini menyetujui adanya indomaret di Pasar Lojejer  (Instagram/jemberawesome)
Potret Spanduk mengatasnamakan Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional yang sebelumnya menolak kini menyetujui adanya indomaret di Pasar Lojejer (Instagram/jemberawesome)

 

 

 

SketsaNusantara.id - Sempat geger Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional menolak kehadiran Indomaret yang berada di Desa Lojejer, Kecematan Wuluhan, Jember, Jawa Timur.

Namun baru-baru ini, masyarakat yang mengaku dari kelompok pedagang Pasar Lojejer mendadak menyetujui kehadiran minimarket di wilayah tersebut.

Dalam postingan terbaru di akun Instagram @jemberawesome, tampak spanduk berisikan pernyataan bahwa paguyuban pedagang tradisional menyetujui adanya indomaret di Pasar Lojejer.

Baca Juga: Mengejutkan! Tetangga Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Perempuan di Tanggul Jember Beberkan Fakta Baru

"Pedagang Pasar Tradisional menyetujui adanya mini market di Pasar Lojejer agar tambah maju," begitulah yang tertulis dalam spanduk putih dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @jemberawesome yang diunggah pada hari Minggu, 26 Januari 2025.

Postingan ini sontak mencuri perhatian publik dan ramai jadi perbincangan warganet di media sosial.

Pasalnya, masyarakat yang mengatasnamakan Paguyuban Pedagang Pasar Lojejer sempat menolak mentah-mentah keberadaan minimarket di wilayah tersebut sebelumnya.

Baca Juga: Terbongkar Pelaku di Balik Pembuangan Bayi Perempuan di Tanggul Jember, Diduga Masih Berstatus di Bawah Umur

Warganet menduga beberapa pedagang yang melakukan protes dan perubahan sikap menunjukkan adanya "rahasia" di baliknya.

"Mau heran tapi udah gak kaget. Palingan yang pasang banner ngaku kelompok pedagang pasar padahal cuma beberapa orang, nah akhirnya menyetujui karena ada harga kesepakatan," komentar salah satu netizen.

"Drama aja itu, bener kan dugaanku, ujung-ujunge minta duit kalo sudah menyetujui berarti uang udah masuk kantong," imbuh netizen lainnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @jemberawesome

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X