“Mulai dari skala prioritas yang jelas. Misalnya mendahulukan daaerah-daerah terluar ataau yang memang mengalami gizi buruk, atau yang kesulitan, atau daerah-daerah yang punya hambatan yang tinggi,” ungkapnya lagi.
Selain itu, Ferry Irwandi juga menyoroti perihal rekanan atau vendor penyedia Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga: Banyak Kritikan Terkait Menu Makan Bergizi Gratis, Ini Pesan Prabowo Subianto Terhadap Sekolah
“Usulan lain yang bisa dipertimbangkan adalah pemilihan rekanan atau vendor,” ujar Ferry lagi.
Menurutnya, ketimbang menggunakan pihak ketiga yang belum diketahui kinerjanya, pemerintah bisa memberdayakan kantin sekolah.
“Pemerintah bisa mencoba alternatif lain, misalnya memberdayakan kantin-kantin yang sudah eksis di sekolah itu,” imbuhnya.
Ferry menambahkan, dengan memilih kantin sekolah sebagai rekanan dalam program Makan Bergizi Gratis, akan memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi di sekitar lingkungan sekolah.
Selain itu, alternatif tersebut juga lebih mudah, cepat dan efisien dalam pelaksanaannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ini Daftar Buruk Raffi Ahmad, LBH QISTH Desak Presiden Prabowo Subianto Berhentikan Raffi Ahmad Sebagai Utusan Khusus Presiden
Pilu! Anak Ini Curhat Sang Ibu Meninggal Dunia Saat Umroh Sampai Dimasukkan Freezer Selama 7 Hari, Tak Terima ke Pihak Travel
Public Speaking Gibran Rakabuming Dibandingkan dengan Kholid, Netizen Singgung IQ Nelayan Kalahkan Wakil Presiden
Ramai Jadi Sorotan, SMP di Surabaya Ini Terapkan Jam Tidur Siang Saat Istirahat Sekolah yang Punya Segudang Manfaat, Lebih Baik dari MBG?
Mengejutkan! Penanggung Jawab Localizer Terkait Kecelakaan Jeju Air Meninggal Dunia Diduga Bunuh Diri, Warganet: Vibesnya Kaya Nonton Drakor
Super Mentereng! Intip Pendidikan Tinggi Dua Anak Perempuan Menteri Terkaya Widiyanti Putri Wardhana
Profil Ketua PBNU Ulil Abshar yang Viral Usai Perkenalkan Istilah ‘Sogokan Hasanah’, Menantu Gus Mus yang Pernah 'Direview' Gus Dur