Sucipto, salah satu warga yang juga jemaah mushola Al Hasanah juga menyebut tembok bangunan yang mengelilingi bagian dalam tempat ibadah itu masih baru dan tetap utuh tak tersentuh api saat terjadi kebakaran.
"Ini kuasa Allah SWT. Letak mushala sangat dekat dengan titik api, persis di depan area yang sekarang dipasangi garis polisi," ungkap Sudarmadji dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV.
"Alhamdulillah ini kan baru dicor, jadi masih baru. Waktu kebakaran juga cuma kena depan-depannya aja (api) ketiup angin tuh menjauh (dari Mushola), ya namanya rumah ibadah pasti dilindungi Allah," imbuh Sucipto.
Diketahui, Mushala Al Hasanah telah berdiri sejak tahun 1983 dengan dana swadaya dari masyarakat Kemayoran Gempol yang memiliki arti besar bagi warga setempat.
Selain digunakan untuk ibadah, tempat ini juga menjadi pusat kegiatan pengajian rutin yang sering dihadiri warga.
Sudarmadji menyebutkan bahwa lemari berisi Al-Quran yang tidak tersentuh api tersebut kerap digunakan oleh jemaah.
"Bukti kuasa Allah itu nyata, mungkin karena sering digunakan untuk kegiatan ibadah, jadi Allah melindungi mushala ini," ucapnya.
Kebakaran yang melanda Kemayoran Gempol ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari lantai dua salah satu rumah warga ini menyebar dengan cepat.
Angin yang bertiup kencang menjadikan api menyebar luas melahap habis material bangunan di kawasan padat penduduk yang didominasi kayu dan tripleks.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01:00 WIB dini hari saat orang-orang terlelap dalam tidur dan upaya pemadaman api baru berhasil dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB.
Setidaknya ada 20 lebih mobil damkar yang dikerahkan dengan puluhan petugas yang berjibaku memadamkan api dan berhasil dikendalikan setelah lima jam api berkobar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat menyatakan bahwa insiden tersebut menyebabkan 1.797 jiwa atau 607 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 6 miliar.
Sebagian besar korban kini mengungsi di Lapangan Polres Jakarta Pusat dan sepanjang Jalan Kemayoran Gempol dan Kemayoran Ketapang.
Kini, Mushola Al Hasanah dijadikan tempat pengungsian sementara bagi beberapa warga yang kehilangan tempat tinggal.
Meskipun kapasitasnya terbatas, mushola tersebut menyediakan perlindungan darurat dan menjadi sumber harapan di tengah tragedi.
Artikel Terkait
5 Fakta Kebakaran Glodok Plaza Jakarta Barat yang Terjadi Selama 6 Jam, Kronologi hingga Penyebab, Ada Korban Jiwa?
Kesaksian Tragedi Kebakaran Glodok Plaza: Ada Asap Misterius dari Lantai Diskotek, 1 Korban Masih Dicari
Viral Gibran Rakabuming Raka Disebut Ikut Andil Selamatkan Warga Amerika Saat Kebakaran hingga Donald Trump Beri Pujian
Dianggap Tak Punya Hati dan Mencari Untung, Uya Kuya Kena Semprot Warlok Saat Bikin Konten di Lokasi Kebakaran LA
Kocak! Komentar Warganet Saat Uya Kuya Ditegur Warlok Usai Ngonten di Lokasi Kebakaran di LA: yang Jelek...