Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Memecat tapi Mutasi, Mendikti Saintek Satryo Brodjonegoro Bantah Tuduhan Bersikap Arogan: Tidak Ada Sama Sekali

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 21 Januari 2025 | 06:30 WIB
Mendikti Saintek Satryo Soemantri Bodjonegoro bantah tuduhan bersikap arogan hingga main pecat.  (X/ThatWetonDude)
Mendikti Saintek Satryo Soemantri Bodjonegoro bantah tuduhan bersikap arogan hingga main pecat. (X/ThatWetonDude)

SketsaNusantara.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro membantah bersikap arogan dan sewenang-wenang.

Tuduhan itu mencuat, setelah para pegawai Kemendikti Saintek melakukan aksi demonstrasi pada Senin, 21 Januari 2025.

Menurut Satryo, pengunjuk rasa adalah pihak yang tidak suka langkahnya melakukan mutasi besar-besaran.

Baca Juga: Selain Sentil Siswa yang Keluhkan Menu MBG, Inilah 4 Daftar Kontroversi Deddy Corbuzier yang Kerap Kali Gemparkan Publik hingga Menuai Banyak Hujatan

Ia juga membantah telah melakukan kekerasan kepada pegawai Kemendikti Saintek.

“Demo itu terkait dengan kami sedang mengadakan upaya mutasi besar-besaran di kementerian, karena pecahnya jadi tiga menteri,” tuturnya.

Satryo juga mengatakan, telah bertemu dua tokoh penting di balik aksi demonstrasi tersebut.

“Kami memanggil dua tokoh yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut, saudari Neni dan saudara Suwitno. Kemudian di kediaman kami, kita mengadakan pertemuan, dengan jajaran Kemendikti Saintek, dengan dua tokoh pendemo tersebut,” kata Satryo dikutip SketsaNusantara.id pada Selasa, 21 Januari 2025.

Baca Juga: Siapa Nita Sofiani? Intip Profil Pemeran Merry di Serial Layangan Putus yang Kini Umumkan Siap Comeback ke Dunia Entertainment

Satyro mengklaim, aksi demonstrasi tersebut terjadi diduga akibat mutasi dan rotasi besar-besaran yang dilakukan pihaknya.

“Saya jelaskan pada mereka berdua, bahwa Kemendikti Saintek sedang melakukan suatu proses mutasi rotasi dari jajaran yang ada, dalam rangka meningkatkan efektivitas dan kinerja,” katanya lagi.

“Kemudian saya jelaskan juga, proses mutasi tersebut merupakan sebuah keniscayaan dari sebuah organisasi yang berjalan dengan baik,” sambungnya.

Baca Juga: Zaskia Sungkar Ungkap Jalani Induksi Laktasi, Lantas Bagaimana Jika Proses untuk Mendapatkan ASI dari Program Tersebut Gagal?

Satryo juga mengklaim, kedua tokoh di balik aksi demonstrasi pegawai Kemendikti Saintek telah meminta maaf.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X