Untuk itulah banyak diantara masyarakat yang kemudian menjadikan hal itu sebagai candaan yang mengartikan motif batik yang dipakai Sultan saat itu sebagai upaya menolak bala yang berasal dari Jokowi.
Lalu benarkah Batik Gringsing merupakan motif batik untuk menolak bala? Seperti dilansir SketsaNusantara.id, motif batik Gringsing memang dikenal sebagai motif batik penolak bala dikutip dari jurnal 'Batik Gringsing dan Ceplok Kembang Kates Bantul' yang merupakan karya Noor Sulistyabudi.
Kata Gringsing sendiri berasal dari gabungan dua kata, yakni 'gring' yang mengandung arti sakit dan 'sing' artinya tidak, sehingga apabila keduanya digabungkan makankata gringsing artinya tidak sakit.
Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa sejak abad ke-14 silam, motif batik gringsing telah ada, dimana batik dengan motif batik gringsing diberikan Raden Wijaya kepada perwira-perwiaranya sebagai bentuk penghargaan.
Sehingga makna batik gringsing pada saat itu tidak hanya mengacu pada makna penolak bala namun juga motif yang melambangkan kebangsawanan dan juga kesaktian yang biasa diapkai dilingkungan keraton.
Jadi dari jurnal ini jelas bahwa motif batik Gringsing yang dikenakan Sultan Hamengkubuwono X bukan hanya berarti penolak bala namun juga melambangkan kebangsawanan dan juga kesaktian.
Sedangkan batik motif Ular Antaboga atau motif batik Semen Naga Raja dalam istilah tradisi batik klasik yang dipakai Jokowi memiliki arti pemimpin yang berperan sebagai pelindung rakyatnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Tak Lagi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Jokowi: Targetnya Piala Dunia
Shin Tae-yong Hadir Saat Jokowi Masih Presiden, Ini Pendapat Mantan Presiden Terkait Pemecatan Sang Pelatih Timnas
Apa Saja Penghargaan Retno Marsudi? Intip Berbagai Prestasi Internasional yang Mengagumkan Mantan Menteri Luar Negeri Era Jokowi
Rocky Gerung Sebut Jokowi Ketagihan Kekuasaan dan Kamera, Tak Lagi Presiden tapi Lakukan Kunjungan Kerja: Konyolnya di Situ
Sudah Lengser, Jokowi Masih Disebut Korupsi dan Merusak Sistem, Rocky Gerung Kritik Kunjungan Mantan Presiden ke Banjarnegara