SketsaNusantara.id - Penggeledahan rumah menjadi salah satu agenda yang dilakukan KPK dalam menangani kasus dugaan penyuapan yang melibatkan Sekretaris Jendera Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Hasto Kristiyanto.
Tim penyidik KPK melakukan penggeledahan rumah pribadi Hasto Kristiyanto pada Selasa, 7 Januari 2025 lalu.
Dari hasil penggeledahan tersebut, KPK mengaku berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa diska lepas (FlashDisk) dan catatan.
Dalam penggeledahan 2 rumah pribadi Hasto di Bekasi dan Jakarta Selatan tersebut, terlihat tim penyidik KPK menggunakan koper untuk membawa barang bukti.
Penggunaan koper tersebut rupanya disorot netizen dan dinilai lebay atau berlebihan.
“KPK geledah rumah Hasto bawa koper besar, ternyata ditemukan cuma bawa buku catatan dan USB. Nggak malu,” cuit salah satu pengguna media sosial X.
Baca Juga: Lincah dan Ceria, Hasto Kristiyanto Asyik Goyang Koplo Sehari Sebelum Diperiksa KPK
Lantas benarkan penggunaan koper dalam proses penggeledahan dan penyitaan barang bukti yang dilakukan KPK tersebut berlebihan?
Yudi Purnomo, mantan penyidik KPK beberkan alasan lembaga antirasuah tersebut menggunakan koper dalam proses penyitaan barang bukti di rumah pribadi Hasto.
Kepada Deddy Corbuzier, mantan penyidik yang diberhentikan pada 2021 ini ungkap perlakuan khusus bagi barang bukti elektronik.
“Ada perlakukan istimewa terhadap barang bukti elektronik,” ungkapnya seperti dikutip SketsaNusantara.id dari tayangan podcast Deddy Corbuzier tanggal 13 Januari 2025.
Artikel Terkait
Kronologi Sandy Permana Tewas Ditikam di Bekasi, Sempat Cekcok dengan Pelaku
Tokoh NU Sebut Raffi Ahmad Cuci Tangan soal Patwal Arogan: Harusnya Dia Bertanggung Jawab
Masih tentang RI 36, Netizen Bandingkan Sikap Raffi Ahmad dan Tom Lembong Usai Kedapatan Dikawal Patwal: Beda Kelas
Datang Melayat, Anies Baswedan Kenang Hasjim Djalal sebagai Pejuang Kedaulatan Laut Indonesia
Black Box Bisa Rusak saat Terjadi Kecelakaan Pesawat? Mengungkap Misteri Kotak Hitam Jeju Air yang Mati Sebelum Pendaratan Darurat, Ini Penyebabnya
Tutup Usia, Inilah Rekam Jejak Hasjim Djalal Semasa Hidupnya, Diplomat Senior dan Pakar Hukum Laut yang Berjasa Menyatukan Wilayah NKRI