Menurut Kementerian Transportasi Korea Selatan, rekaman pada kedua kotak hitam Jeju Air berhenti sekitar empat menit sebelum pesawat menabrak struktur beton di Bandara Muan, Korea Selatan.
Analisis awal menunjukkan kemungkinan besar kotak hitam kehilangan daya listrik, termasuk daya cadangan, sehingga berhenti berfungsi tak bisa merekam apapun pada menit terakhir sebelum terjadi kecelakaan dan dianggap insiden yang sangat langka.
Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) telah menerima komponen black box untuk analisis lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, kerusakan fisik pada perangkat membuat data tidak dapat diekstraksi.
Kotak hitam atau black box mungkin bisa rusak akibat benturan atau kebakaran, namun belum diketahui pasti mengapa hanya rekaman 4 menit terakhir yang hilang pada kasus Jeju Air.
Sim Jai-dong, mantan penyelidik kecelakaan Kementerian Transportasi Korea Selatan, menyebutkan bahwa kehilangan data rekamanan itu akibat daya listrik terputus total, termasuk sumber cadangan yang mungkin menjadi penyebab utama black box berhenti merekam.
Pakar penerbangan Helwig Villamizer juga menyoroti adanya kerusakan listrik pada pesawat yang menyebabkan kotak hitam berhenti merekam.
"Jka sistem kelistrikan pesawat rusak, maka kemungkinan kotak hitam bisa kehilangan daya dan berhenti merekam," ungkap Helwig Villamizer pakar penerbangan dari Airway Mags dikutip dari situs ABC News Australia.
Airway Mag juga menyoroti menyoroti kemungkinan penyebab kerusakan black box yang tak hanya disebabkan karena gangguan listrik dan kerusakan fisik akibat benturan tetapi juga gangguan teknis internal, atau bisa jadi perangkat yang sengaja dimatikan hingga ada data yang tertimpa.
"Dalam beberapa kasus, ada kemungkinan kru kokpit menonaktifkan perangkat (black box) meskipun hal ini tidak umum terjadi," komentar salah satu pakar penerbangan Airway Mags.
Selain itu, diduga adanya kemugkinan kedua mesin jet kehilangan tenaga akibat bird strike atau tabrakan dengan burung sehingga black box berhenti merekam meskipun hal ini jarang terjadi pada pesawat komersial modern.
"Pesawat ini sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga bisa mengatasi adanya ancaman burung dan pilot pun juga sudah diberikan pelatihan untuk mengatasi hal tersebut," kata Alvin Lie dalam cuitan di Twitternya pada 31 Desember 2024.
Artikel Terkait
Selain Sal Priadi, 3 Musisi Indonesia Ini Ternyata Juga Pernah Adakan Konser dalam Pesawat, Ada Siapa Saja?
Anies Baswedan Curhat Gagal ke Solo Lantaran Pesawat Delay, Netizen Singgung Soal Privat Jet: Kok Nggak Nebeng Temen Pak
Inilah Arti ‘Nebeng’ Penyebab Najwa Shihab Dihujat Netizen Sebut Jokowi Nebeng Pakai Pesawat TNI AU saat Pulang ke Solo
Sebut Jokowi Nebeng Pesawat TNI AU, Najwa Shihab Diserang Netizen, Akun Tiktok Banjir Komentar Negatif
Najwa Shihab Keturunan Apa? Viral di Tiktok Sebut Jokowi Nebeng Pesawat TNI AU, Netizen: Pulang ke Yaman...