Kamis, 4 Juni 2026

Indonesia Resmi Masuk Anggota BRICS, Apa Manfaatnya Bagi Indonesia?

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 7 Januari 2025 | 21:59 WIB
Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana (Instagram.com/ @hikmahantojuwana)
Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana (Instagram.com/ @hikmahantojuwana)

 

SketsaNusantara - Hari ini Selasa 7 Januari 2025, Pemerintah Brasil menyebutkan Indonesia telah resmi bergabung dengan BRICS.

Lalu apa sebetulnya BRICS dan apa manfaat nya bagi Indonesia masuk sebagai anggota?

BRICS sendiri merupakan kelompok negara-negara yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China dan South Afrika.

Baca Juga: Cerita Makan Bergizi Gratis yang Dikritik Siswa SD di Palembang: Makanannya Hambar, Sampaikan Pada Pak Prabowo...

BRICS konon merupakan kelompok yang dibentuk untuk meningkatkan kerjasama ekonomi, politik, dan sosial di antara negara-negara anggotanya.

BRICS berfokus pada isu-isu global seperti pembangunan berkelanjutan, reformasi lembaga keuangan internasional, dan peningkatan perdagangan antarnegara anggota.

Dan kini Indonesia sudah resmi masuk keanggotaan BRICS, sehingga banyak yang mempertanyakan apa sebetulnya keuntungan Indonesia dalam keanggotaan nya di BRICS.

Baca Juga: Bukan Hanya Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto Awali Tahun 2025 dengan Screening Kesehatan Gratis, Begini Mekanismenya...

Hal itu kemudian dijawab oleh Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Liputan 6.

Menurut Hikmahanto Juwana, tujuan masuknya Indonesia ke keanggotaan BRICS merupakan bentuk pengaplikasian diri untuk masuk ke OICD.

"Jadi kalau kita masuk BRICS tentu ini menunjukkan bahwa Indonesia menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif," jelasnya.

Baca Juga: 14 Triliun Utang UMKM Dihapus Prabowo untuk Wujudkan Komitmen Kuatkan Perekonomian Nasional

Untuk itu ia menjelaskan bahwa Indonesia masuk ke dalam keanggotaan ini tentu saja tujuannya untuk kepentingan nasional Indonesia.

"Politik luar negeri bebas aktif itu harus diabdikan kepada kepentingan nasional Indonesia," tambahnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Liputan 6

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X