Contohnya, aparatur negara harus bersih dan tidak korup. Kalimat ini berarti aparatur negara tidak boleh memiliki sifat "buruk" atau "memakai kekuasaannya untuk kepentingan pribadi".
Hal inilah yang menjadi penjelasan sekaligus alasan mengapa Jokowi masuk jadi salah satu finalis tokoh korup di dunia.
OOCRP memasukkan nama Jokowi dalam daftar tokoh terkorup tahun 2024 tak hanya berdasarkan hasil voting dari pembaca, tetapi juga mempertimbangkan pendapat dari dewan juri dan ahli anti korupsi yang tersebar di berbagai negara.
Organisasi jurnalis itu juga mempertimbangkan catatn pengadilan, investigasi berita serta laporan penegakan hukum, sementara voting dari pembaca mengakurasi apakah nama tersebut pantas masuk nominasi tersebut.
Baca Juga: Jokowi Tanggapi Santai Dirinya Dimasukkan Nominasi Pemimpin Terkorup 2024: Ya Buktikan Saja....
Sebagai organisasi yang berfokus menguak kasus kejahatan terintegrasi dan korupsi dunia, OOCRP tentu tak sembarangan menentukan beberapa tokoh dari beberapa negara untuk masuk dalam nominsai "tokoh terkorup".
OOCRP sempat dikritik banyak pihak terutama politisi pro Jokowi yang menyebut organisasi jurnalis sebagai "propaganda" dengan tujuan untuk menjelek-jelekkan nama Jokowi serta mempengaruhi dan menggiring opini publik sehingga memiliki pandangan negatif dengan pemerintah Indonesia.
Di sisi lain, Sutradara Dhandy Laksono dan akademisi serta pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mendukung OOCRP sebagai bagian dari evaluasi kinerja Jokowi selama jadi pemimpin dan apa dampaknya bagi negara.
"Kalo dilihat OOCRP ini malah bagus mengungkap nama-nama ini sehingga apa tindakan dari negara untuk membuktikan apakah benar budaya koruptif ada di pemerintahan kita," komentar Bivitri Susanti dalam video yang diunggah akun X @Mdy_Asmara1701 pada hari Rabu, 1 Januari 2025.
"Jika dilihat memang selama pemerintahan Jokowi selama ini sudah jelas juga bahwa sudah banyak peraturan yang diubah-ubah dan membawa dampak signifikan apalagi sampai demokrasi mengalami kemunduran," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Jokowi dan keluarganya menuai kontroversi di penghujung masa jabatannya sebagai Presiden RI.
Jokowi dinilai menyalahgunakan kekuasaan dan wewenangnya yang dianggap ikut "cawe-cawe" dalam Pemilu 2024 sehingga Gibran Rakabuming Raka bisa terpilih jadi Wakil Presiden RI.
Artikel Terkait
Senyum Jokowi Usai Hasto Kristiyanto Ditetapkan Jadi Tersangka KPK, Tanggapan Mantan Presiden RI Soal Namanya Disebut PDIP Ramai Jadi Gunjingan
Dikunjungi Jokowi, Kafe Baru Kiky Saputri Ubah Tagline, Netizen: Jargon Baru...
Gara-gara Didatangi Jokowi, Kafe Baru Milik Kiky Saputri di Solo Rame-rame Diboikot: Kopi Rasa Laundry
Respon Kiky Saputri Usai Kafenya Disambangi Jokowi Sekeluarga hingga Disebut Tempat Money Laundry Baru
Dokumen Penting Titipan Hasto PDIP Sudah Diamankan Connie Bakrie, Rocky Gerung Prediksi Isinya Kejahatan Jokowi
'Prestasi' Jokowi Usai Lengser Sebagai Presiden, Masuk Daftar Tokoh Paling Korup 2024 Versi OCCRP! Duduki Peringkat Berapa?