SketsaNusantara.id – Proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jember hasil Pilkada serentak 2024 kembali mengalami penundaan.
Langkah ini diambil demi memastikan seluruh sengketa hasil pemilu di Indonesia telah diselesaikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Penundaan ini tidak hanya berlaku di Jember, tetapi di seluruh daerah yang melaksanakan Pilkada serentak.
Komisioner KPUD Jember, Hendra Wahyudi, menjelaskan bahwa MK masih dalam tahap menyelesaikan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di berbagai daerah.
"Pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah semua sengketa selesai dan tidak ada lagi persoalan hukum yang tertunda," ujarnya saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, pelantikan kepala daerah direncanakan digelar serentak pada Februari. Jadwal awalnya, bupati dan wakil bupati akan dilantik pada 10 Februari, sementara pelantikan gubernur dijadwalkan pada 7 Februari. Namun, perubahan agenda menyebabkan pelantikan diundur hingga Maret 2024.
“Untuk gubernur, diperkirakan tanggal 19 Maret. Sementara untuk bupati, kemungkinan tidak akan jauh dari tanggal tersebut. Namun, keputusan final tetap berada di tangan MK,” imbuh Hendra.
Hingga saat ini, KPUD Jember masih menunggu keluarnya akta registrasi perkara konstitusi dari MK untuk dapat melaksanakan pleno penetapan hasil Pilkada.
"Kami memprediksi pleno penetapan dapat dilakukan pada tanggal 6 Januari. Namun, untuk pelantikan, tetap menunggu keputusan resmi dari MK," tegasnya.
Baca Juga: DPC Gerindra Jember Berhasil Menangkan Pilkada Serentak, Ahmad Halim: Kita Akan Kawal Kebijakannya
Penundaan ini disambut dengan beragam respons dari masyarakat. Sebagian pihak memahami langkah ini sebagai upaya menjaga integritas hasil pemilu, sementara yang lain mengkhawatirkan dampak keterlambatan pada roda pemerintahan di daerah.
Meski demikian, Hendra meyakinkan bahwa keputusan ini merupakan langkah terbaik untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai koridor hukum.
Artikel Terkait
Megawati Ungkap Pilkada Curang Usai Krisdayanti Minta Maaf karena Kalah, Netizen: Mbah Udah lansia, Mulutnya...
KPU Jatim Sebut Tingkat Partisipasi Masyarakat di Pilkada Serentak Sebesar 69 Persen
Hasil Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Ketua KPU Jember: Pemenang Pilgub dan Pilkada Adalah Paslon 02
Gelar Rekapitulasi, KPU Kabupaten Nganjuk Sudahi Kondisi Saling Klaim Kemenangan di Pilkada Setempat
Hendy Siswanto-Gus Firjaun Tumbang di Pilkada Jember, Pengusung Paslon 01 Telah Terima Hasil Rekapitulasi
Usai Gelar Rekapitulasi, KPU Kabupaten Ponorogo Umumkan Perolehan Suara Pilkada 2024