“Kami curiga sejak lama, tetapi baru sekarang ada keberanian untuk bertindak. Tempat itu sangat meresahkan karena bisa memengaruhi anak-anak muda di sini,” katanya.
Baca Juga: Penetapan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara Ditunda, KPU Jember Masih Tunggu Arahan dari KPU RI
Warga berharap aksi tegas ini menjadi pelajaran bagi siapa saja yang berniat melakukan aktivitas serupa di masa depan.
“Kami ingin lingkungan ini bebas dari hal-hal negatif seperti transaksi obat terlarang,” imbuh Surya.
Kapolsek Ajung menyampaikan bahwa aparat akan meningkatkan pengawasan di wilayah tersebut untuk mencegah terulangnya kasus serupa. Ia juga mengimbau warga untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan mereka.
“Kolaborasi warga dengan aparat adalah kunci dalam menjaga keamanan. Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran obat keras berbahaya,” tegasnya.
Aksi pembongkaran dan pembakaran gubuk ini menjadi bentuk nyata solidaritas masyarakat dalam memberantas kejahatan. Dengan kerja sama yang kuat, Desa Panca Karya diharapkan menjadi lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk ditinggali.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Foto Lawas Gus Miftah saat Menikah Beredar di Media Sosial, Disebut Mirip Gibran Rakabuming Raka! Netizen: Fufufafa?
Momen Haru Ferry Irwandi Belikan Mobil Impian Sang Ayah Sebagai Kado Pensiun, Netizen: Luxury Sekali Kadonya
Tak Cuma Blangkon, Rambut Gus Miftah Juga Ditawar dengan Harga Fantastis oleh Pengusaha Tajir Jakarta, Segini Nilainya
Wamen Dikti Saintek Stella Christie Jadi Sorotan Usai Bagikan Tips Kuliah di Kampus Luar Negeri! Nadiem Jilid 2?
Chat GPT dan Meta Down! Facebook, Instagram hingga WhatsApp Serentak Mengalami Gangguan, Indonesia Ikut Terdampak?
Dunia Wayang Kulit Berduka, Dalang Senior Ki Warseno Slenk Meninggal Dunia, Sempat Dirawat, Sakit Apa?