Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan pentingnya kolaborasi ini. Langkah ini membuka akses pasar lebih luas bagi nasabah PNM Mekaar.
PNM juga memberikan edukasi tentang izin edar BPOM. Edukasi ini menyasar usaha makanan, minuman, dan herbal. Hasilnya, pelaku usaha lebih memahami pentingnya kualitas.
Dengan pendekatan tersebut, PNM optimis UMKM akan lebih kompetitif. Kuncinya adalah kombinasi modal finansial, intelektual, dan sosial.
Sejak berdiri pada 2021, Holding Ultra Mikro terus berkembang. Hingga September 2024, 36,1 juta debitur ultra mikro telah dilayani.
Melalui Unit Senyum, akses layanan semakin dekat dengan masyarakat. BRI, PNM, dan Pegadaian memberikan solusi finansial yang inklusif.
Total penyaluran kredit mencapai Rp 627,6 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen besar terhadap pemberdayaan masyarakat.
Sertifikasi BPOM menjadi langkah penting untuk UMKM naik kelas. BRI dan Holding Ultra Mikro berperan sebagai mitra strategis.
Dengan ekosistem yang terintegrasi, pelaku usaha mendapat akses pendanaan dan edukasi. Kolaborasi ini menciptakan peluang besar bagi UMKM Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
BRI Raih 2 Penghargaan Penting di BI Awards 2024: Peran Strategis di Balik Sukses
Transformasi Digital BRI: Sukses Meraih 2 Penghargaan Bergengsi di DBA 2024
BRI Dorong Transformasi Digital untuk Hadapi Kompetisi Pinjaman Online Lewat Strategi dan Inovasi Terbaru
BRI Salurkan Kredit Rp199.83 Triliun di Sektor Pertanian, Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Ketahanan Pangan
Kisah Ainur Rahmatin, Transformasi Ekonomi Desa Lewat Olahan Telur Asin dan Dukungan BRI