Minggu, 19 Juli 2026

Pendidikan Gus Miftah Jadi Sorotan Publik Usai Video Mengejek Pedagang Es Teh Viral, Ternyata Pernah Tak Selesai Kuliah Gegara Ini

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 3 Desember 2024 | 13:30 WIB
Potret Gus Miftah raih gelar S1 di usia 42 tahun, pendidikannya jadi sorotan usai video mengejek penjual es teh saat dakwah viral di medsos. (Instagram/fai_pmb)
Potret Gus Miftah raih gelar S1 di usia 42 tahun, pendidikannya jadi sorotan usai video mengejek penjual es teh saat dakwah viral di medsos. (Instagram/fai_pmb)

Gus Miftah lantas melanjutkan kuliah di Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah.

Ayah 2 anak ini meraih gelar sarjana pada tahun 2023 lalu, bahkan sidangnya digelar secara terbuka dan ditayangkan secara langsung di kanal YouTube Gus Miftah.

Baca Juga: Prabowo Subianto Ulang Tahun ke-73 Hari Ini, Gus Miftah Mengucapkan Selamat Ulang Tahun: Panjang Umur Serta Mulia…

Gus Miftah juga membeberkan alasannya tidak melanjutkan kuliah dan melanjutkan pendidikan saat usianya sudah tidak muda lagi.

Ia merasa bersalah kepada orang tuanya karena telah meninggalkan kuliah dan ingin para santri agar lebih giat menyelesaikan pendidikannya.

Hal ini disampaikannya di depan para santri Pesantren Ora Aji yang didirikannya di Yogyakarta, pada tanggal 6 Februari 2023 lalu usai meraih gelar Sarjana dari Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang.

"Ada kewajiban moral kepada orang tua terhadap studi yang Abah tempuh, dan hal itu menghantui pikiran saya. Makin ke sini rasa bersalahnya makin besar sehingga jadi beban," kata Gus Miftah dalam video yang diunggah di kanal YouTube Gus Miftah Official pada tanggal 6 Februari 2023.

"Dulu niatnya orang tua memang saya diutus ke Jogja itu kuliah, tapi karena satu dan lain hal, padahal tinggal skripsi selesai tapi tidak diselesaikan karena gak ada pikiran apa-apa, baru kerasanya sekarang," ungkapnya.

Gus Miftah mengakui dirinya menjadi contoh buruk bagi masyarakat sehingga ingin memperbaiki kesalahannya dan melanjutkan kuliahnya hingga lulus tahun 2023 lalu.

"Walaupun faktanya sekarang ini kesuksesan saya ini tidak ada kaitannya dengan ijazah, tetapi ini menjadi preseden buruk, tanggung jawab moral bagi Abah sehingga saya memutuskan kuliah lagi," tuturnya.

Melalui kesempatan itu, Gus Miftah juga menyampaikan pesan kepada santrinya dan memberikan motivasi agar tidak bermalas-malasan.

"Kisah masa lalu saya ini menjadi motivasi bagi anak-anak, mungkin yang sudah mulai bermalas-malasan supaya lebih semangat," ucap Gus Miftah.

"Saya juga gak ingin nantinya banyak santri ikut-ikutan mondok tapi rekam jejak Abah gak bagus," imbuhnya.

Selain itu, melalui kisah masa lalunya, Gus Miftah memotivasi para santri karena tidak ada kata terlambat untuk belajar.

"Alhamdulillah Abah bisa menyelesaikan kuliah selama 1,5 tahun terakhir dan ini menjadi bukti bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar karena pendidikan itu sifatnya long lasting," tuturnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X